Lembutnya gemuru air berpadu dengan sejuknya udara pegunungan yang menjadi sambutan pertama bagi siapa saja yang menginjakkan kaki di Lau Berte. Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menjadi tempat destinasi wisata alam yang menunjukkan pesonanya dengan ketenangan yang sulit di temukan di tengan padatnya aktivitas perkotaan.
Perjalanan menuju Lau Berte memang membutuhkan waktu dan tenaga. Jalan yang berkelok dengan hamparan pepohonan hijau di sepanjangan perjalanan justru menjadi bagian dari pengalaman yang tidak terlupakan. Semakin dekat ke lokasi, suara alam semakin jelas terdengar, menggantikan hiruk pikuk pendengaran dengan kicauan burung dan gemericik air yang mengalir tanpa henti.
Sesampainya di lokasi, mata langsung dimanjakan oleh kejernihan air sungai yang mengalir diantara bebatuan besar. Warna air yang bening kehijauan memantulkan cahaya matahari yang menembus rindangnya pepohonan, menciptakan panorama yang begitu menenangkan. Tidak sedikit pengunjung yang datang mersakana sensasi kaki yang berendam di air yang dingin atau sekedar duduk minum teh hangat dengan suasana alam yang masih asri.
Lau Berte bukan hanya sekedar tempat wisata biasa, tetapi ruang melepas penat. Banyak wisatawan memilih duduk diatas batu sambil menikmati aliran air, bercengkrama bersama teman, keluarga, atau mengabdikan keindahan alam memlalui lensa kamera yang setiap sudutnya menghadirkan pemandangan yang layak di kenang.
Indahnya Lau Berte juga menjadi bukti bahwa Kabupaten Langkat menyimpan banyak potensi wisata alam yang belum banyak di kenal. Dengan pengelolaan yang baik serta kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, tempat ini akan menjadi salah satu destinasi unggulan Sumatera Utara. Untuk menikmati pesona alamnya, pengunjung dikenakan biaya masuk sekitar Rp 40.000 per orang. Tiket tersebut umumnya sudah mencakup jasa pemandu (ranger) yang wajib mendampingi wisatawan selama perjalanan menuju lokasi air terjun. Harga tiket dapat berubah sesuai kebijakan pengelola.
Pada akhirnya, Lau Berte memberi kebahagian dalam kesederhanaan alam. Dibalik derasnya air yang mengalir, pepohonan yang rindang, banyak jiwa yang butuh ruang itu untuk berhenti sejenak. Menghirup udaranya, dan menikmati damainya alam yang masih terjaga.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































