SERANG – Program magang ini merupakan salah satu sarana bagi mahasiswa Program Studi Administrasi Negara yang menjadi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mana Internship/Magang tersebut masuk ke dalam mata kuliah 3 Sks ada pun program magang guna untuk memahami secara langsung dunia kerja sekaligus mengimplementasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan. Kesempatan tersebut saya peroleh melalui kegiatan magang di Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Banten yang dilaksanakan pada tanggal 2 Februari hingga 30 Maret. Selama kurang lebih dua bulan, saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dalam memahami praktik pengawasan pelayanan publik serta berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Selama menjalani magang, saya terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengawasan pelayanan publik. Kegiatan tersebut meliputi titik tambang, analisis permasalahan analisis pelayanan publik (Yanlik), penyusunan artikel terkait permasalahan pelayanan publik, penginputan data pelapor ke dalam sistem SIMPeL Ombudsman, penyusunan Laporan Hasil Pemeriksaan Dokumen Laporan (LHPD), mengikuti webinar, observasi lapangan melalui metode di tempat, sosialisasi tentang Ombudsman kepada masyarakat di BPJS Kesehatan Cilegon, pembuatan konten informasi tentang Ombudsman, analisis isu pelayanan publik di media sosial maupun media cetak, analisis pelayanan publik saat arus mudik, hingga pendataan ulang standar pelayanan Samsat di Provinsi Banten.

Menurut saya, pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata bahwa pelayanan publik merupakan aspek yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Berbagai keluhan yang diterima Ombudsman menunjukkan bahwa masih terdapat kendala dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang memerlukan perhatian dari pemerintah maupun penyelenggara layanan. Oleh karena itu, keberadaan Ombudsman menjadi penting sebagai lembaga yang mengawasi pelayanan publik agar tetap berjalan sesuai dengan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas.
Salah satu pelajaran yang paling berkesan selama magang adalah pentingnya menjaga privasi data masyarakat. Dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan laporan pengaduan, mentor lapangan saya, Ibu Fanny dan Bapak Zain Mutaqqiem, selalu menekankan bahwa data pelapor merupakan informasi yang bersifat pribadi dan tidak boleh disebarluaskan kepada pihak yang tidak berkepentingan. Pesan tersebut memberikan pemahaman bahwa integritas dan etika kerja merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari tugas pelayanan publik.

Selain memperoleh pengalaman teknis, kegiatan magang juga membantu saya mengembangkan berbagai keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja. Saya belajar berkomunikasi secara profesional, bekerja sama dalam tim, mengelola waktu dengan baik, berpikir kritis terhadap permasalahan yang ada, serta meningkatkan kemampuan analisis dan penulisan laporan. Pengalaman ini juga menjadi sarana untuk menerapkan teori administrasi publik yang telah dipelajari di kampus ke dalam praktik yang sesungguhnya.

Pada akhirnya magang di Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Banten tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membentuk karakter profesional yang menjunjung tinggi integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi bekal yang sangat berharga bagi saya sebagai mahasiswa Administrasi Publik dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di masa depan.
Penulis: Ihdan Fadli
Program Studi Administrasi Negara
Universitas Pamulang Kampus Serang
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































