Gresik – Tim PKM Reguler 26 Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya menggelar pelatihan penggunaan dan perawatan alat penggiling daging manual di Balai Desa Raci Kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada hari Jumat pukul 09.30–11.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya pelaku usaha bakso dan olahan daging, dalam memanfaatkan teknologi tepat guna yang sederhana, efisien, dan mudah diterapkan.
Tim PKM menjelaskan simulasi alat penggiling daging Manual Kepada Mitra
Pelatihan diawali dengan pembukaan dan penyampaian tujuan kegiatan oleh Tim PKM. Selanjutnya, peserta memperoleh penjelasan mengenai fungsi, cara kerja, serta langkah-langkah penggunaan alat penggiling daging manual yang benar. Materi juga mencakup teknik perawatan alat agar tetap awet, higienis, dan memiliki performa yang optimal sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Dalam sesi praktik, Tim PKM memberikan simulasi secara langsung mulai dari proses pemasangan komponen alat, teknik memasukkan daging, cara pengoperasian yang aman, hingga proses pembersihan setelah digunakan. Peserta diberikan kesempatan untuk mencoba mengoperasikan alat secara mandiri dengan pendampingan dari Tim PKM sehingga lebih memahami setiap tahapan penggunaan.Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai penggunaan alat penggiling daging secara efisien sekaligus memperkenalkan pentingnya perawatan rutin sebagai upaya menjaga kualitas hasil gilingan dan memperpanjang umur pakai alat. Dengan adanya pemahaman tersebut, masyarakat dapat mengolah daging secara lebih cepat, praktis, dan hemat biaya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengajukan pertanyaan mengenai teknik pengoperasian maupun perawatan alat yang tepat. Menurut peserta, keberadaan alat penggiling daging manual memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha kecil maupun rumah tangga karena dapat digunakan untuk menggiling daging sebagai bahan baku bakso, dimsum, dan berbagai produk olahan lainnya tanpa harus pergi ke pasar atau menggunakan jasa penggilingan.Melalui kegiatan ini, Tim PKM Reguler 26 UNTAG Surabaya berharap masyarakat Desa Raci Kulon semakin mampu memanfaatkan teknologi tepat guna untuk mendukung produktivitas usaha serta meningkatkan nilai tambah hasil olahan pangan. Pelatihan ini juga menjadi wujud pengabdian kepada masyarakat melalui transfer pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
“TerimaKasih kepada tim kkn. saya senang bisa menggunakan alat penggiling daging Mempermudah usaha UMKM
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































