Vietnam selama ini menjadi salah satu destinasi favorit traveler Indonesia berkat harganya yang terjangkau, kulinernya yang kaya rasa, dan kemudahan masuk tanpa perlu mengurus visa terlebih dahulu. Tapi kebijakan yang sudah lama membuat WNI nyaman itu kini berubah. Mulai 15 Juli 2026, masa tinggal bebas visa untuk warga negara Indonesia di Vietnam resmi dipangkas dari 30 hari menjadi hanya 14 hari.
Bagi yang sekadar liburan singkat, mungkin perubahan ini tidak terlalu terasa. Tapi bagi mereka yang sudah terbiasa menjadikan Vietnam sebagai destinasi kerja jarak jauh, bulan madu panjang, atau perjalanan panjang menjelajahi dari utara ke selatan, 14 hari adalah batas yang jauh lebih ketat dari sebelumnya.
Apa yang Berubah dan Mengapa.
Pemerintah Vietnam sebenarnya sudah mulai meninjau ulang kebijakan bebas visa bagi sejumlah negara sejak awal 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mereka menyeimbangkan arus wisatawan asing dengan kebutuhan pengelolaan imigrasi yang lebih terstruktur. Vietnam tidak sendirian dalam tren ini, beberapa negara Asia Tenggara lainnya juga mulai memperketat atau merevisi aturan visa kunjungan dalam dua tahun terakhir.
Untuk WNI secara spesifik, masa tinggal yang sebelumnya 30 hari kini menjadi 14 hari, berlaku mulai 15 Juli 2026. Perubahan ini berlaku untuk kunjungan wisata maupun kunjungan non-bisnis pada umumnya, tanpa pengecualian berdasarkan tujuan perjalanan.
Masih Bisa Lebih Lama, tapi Ada Caranya.
Batas 14 hari bukan berarti tidak ada jalan lain. Bagi yang ingin tinggal lebih lama di Vietnam, ada beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan sebelum berangkat.
Pertama, mengajukan visa kunjungan melalui portal e-visa resmi Vietnam di evisa.xuatnhapcanh.gov.vn. E-visa Vietnam saat ini bisa memberikan izin tinggal hingga 90 hari dengan biaya yang relatif terjangkau, dan prosesnya bisa dilakukan sepenuhnya secara daring sebelum keberangkatan. Kedua, bagi yang berniat tinggal dalam jangka panjang untuk bekerja atau studi, jalur visa kerja atau visa pelajar tetap tersedia lewat prosedur yang lebih formal.
Yang perlu dihindari adalah praktik visa run, yaitu keluar sebentar ke negara tetangga lalu masuk kembali untuk mendapatkan masa tinggal baru. Vietnam belakangan ini semakin ketat dalam memantau pola kedatangan seperti ini, dan petugas imigrasi berhak menolak masuk jika menemukan pola tersebut dalam riwayat perjalanan seseorang.
Perlu Tahu Sebelum Berangkat.
Perubahan kebijakan visa seperti ini sering kali tidak banyak dibahas di media arus utama sampai ada traveler yang sudah kebingungan di bandara. Untuk itu, ada beberapa hal praktis yang perlu dicatat sebelum memesan tiket ke Vietnam.
Pastikan tanggal kepulangan sudah direncanakan sebelum keberangkatan dan tidak melewati batas 14 hari dari tanggal kedatangan. Siapkan juga bukti tiket pulang saat melewati imigrasi, karena petugas Vietnam cukup sering memintanya terutama bagi wisatawan yang datang sendiri. Terakhir, jika itinerary memang membutuhkan waktu lebih dari dua pekan, urus e-visa jauh sebelum keberangkatan agar tidak terburu-buru.
Vietnam tetap destinasi yang luar biasa untuk dijelajahi. Perubahannya bukan berarti perjalanan ke sana jadi lebih sulit, hanya butuh sedikit lebih banyak persiapan dari sebelumnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































