GRESIK – Sebagai upaya mendongkrak daya saing usaha mikro di era digital, Sub-Kelompok 9 KKN Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar program pelatihan teknologi bagi warga pedesaan. Program bertajuk “Pelatihan Teknik Penjualan dan Negosiasi Berbasis Artificial Intelligence (AI)” ini dilaksanakan di Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Kamis (9/7/2026).
Pelatihan ini menyasar para pelaku UMKM kuliner lokal yang selama ini masih mengandalkan metode pemasaran konvensional. Kurangnya keterampilan menyusun kalimat promosi digital (copywriting) dan keterbatasan kecakapan komunikasi bisnis tertulis menjadi alasan utama tim KKN Untag menginisiasi program kerja tersebut.
Ketua Sub-Kelompok KKN Untag Surabaya menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk menghapus stigma bahwa kecerdasan buatan hanya bisa dioperasikan oleh korporasi besar. Tim mahasiswa mengenalkan AI generatif sebagai alat bantu praktis yang mudah diakses secara gratis oleh warga melalui telepon genggam masing-masing.
“Kami tidak hanya memberikan teori, tetapi langsung mengadakan interactive live demo dan pendampingan personal (one-on-one mentoring). Kami memposisikan AI sebagai asisten virtual pribadi para pelaku usaha untuk membantu mereka membuat draf promosi, membalas komplain pelanggan, hingga menyusun penawaran bisnis skala besar dalam hitungan detik,” ujarnya di lokasi kegiatan, Kamis (9/7/2026).
Dalam pelaksanaannya, para peserta diajarkan cara menyusun formula instruksi (prompting) yang efektif agar hasil teks dari AI sesuai dengan karakter produk mereka. Untuk menjamin keberlanjutan program, tim mahasiswa juga membagikan “Modul Promosi Saku” sebagai panduan fisik siap pakai bagi warga setelah masa KKN berakhir.
Pemerintah Desa Asempapak menyambut positif inisiatif ini. Aparatur desa menilai edukasi digital berbasis teknologi tepat guna tersebut sangat dibutuhkan untuk memperluas jangkauan pasar produk unggulan desa agar mampu bersaing dengan produk modern di perkotaan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Untag Surabaya berharap literasi digital masyarakat desa dapat terus meningkat secara mandiri, sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian lokal secara berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































