Bantaeng, 24 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin, Nurul Afrizzah, melaksanakan program kerja bertajuk “Diversifikasi Olahan Rumput Laut: Pembuatan Kerupuk Rumput Laut” yang bertempat di Aula Kantor Desa Bonto Jai. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong pemanfaatan potensi rumput laut yang melimpah di Desa Bonto Jai agar memiliki nilai tambah melalui inovasi produk olahan.
Pelatihan dihadiri oleh Kepala Desa Bonto Jai, Sekretaris Desa, Ketua Tim Penggerak PKK, anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), ibu-ibu Majelis Taklim, serta masyarakat yang memiliki minat untuk mengembangkan usaha di bidang pengolahan hasil perikanan. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga sesi praktik pembuatan kerupuk rumput laut.
Program kerja ini diangkat karena meskipun Desa Bonto Jai memiliki potensi rumput laut yang cukup besar, produk olahannya masih tergolong terbatas. Sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk mentah sehingga nilai ekonominya belum optimal. Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada proses pengolahan rumput laut menjadi kerupuk yang memiliki cita rasa khas, bernilai jual, dan berpotensi menjadi produk unggulan desa.
Selama pelaksanaan kegiatan, Nurul Afrizzah memberikan penjelasan mengenai pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga teknik pengemasan sederhana yang dapat meningkatkan daya tarik produk di pasaran. Peserta juga diberi kesempatan untuk terlibat langsung dalam setiap tahapan pembuatan sehingga diharapkan mampu mempraktikkannya secara mandiri setelah kegiatan berakhir.
Kepala Desa Bonto Jai mengapresiasi terselenggaranya pelatihan ini karena dinilai mampu membuka wawasan masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi produk perikanan sebagai peluang usaha. Diharapkan inovasi tersebut dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan produk lokal yang memiliki daya saing sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pelaksanaan program kerja ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong inovasi produk olahan rumput laut, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan sumber daya perikanan secara optimal dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Bonto Jai semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha pengolahan rumput laut sehingga potensi daerah dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































