Yogyakarta — Aubade merupakan penampilan paduan suara yang biasanya menghadirkan lantunan lagu-lagu kebangsaan dan perjuangan sebagai bagian dari rangkaian upacara kenegaraan. Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), aubade menjadi salah satu momen istimewa yang mengiringi khidmatnya pelaksanaan upacara di Gedung Agung Yogyakarta, Senin (17/8/2026).
Sebanyak enam murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Yogyakarta mendapat kepercayaan menjadi bagian dari petugas Aubade HUT ke-81 RI tingkat DIY. Keenam murid tersebut yakni M. Nafis Arfani, Faiz Althaf A.K., Ismi Liyana Nafiza, Zerlina Qonita, Rayyan Zhafir R., dan Al Afaafa Makruf M.
Mereka bergabung bersama 104 personel aubade yang berasal dari tujuh sekolah di DIY, yaitu SMK Negeri 2 Kasihan, SMA Negeri 6 Yogyakarta, SMA Stella Duce 2 Yogyakarta, MAN 1 Yogyakarta, SMP Negeri 16 Yogyakarta, SMP Negeri 6 Yogyakarta, dan SMP Joannes Bosco Yogyakarta.
Dalam penampilannya, tim aubade membawakan sejumlah lagu nasional dan lagu bernuansa kebangsaan. Lagu yang dipersembahkan antara lain “Syukur” ciptaan H. Mutahar dengan aransemen Suwarna Adhi, “Hari Merdeka” ciptaan H. Mutahar, “Serenada Nusantara” berupa medley lagu daerah dengan aransemen orkestra AHY yang memuat berbagai lagu daerah seperti Mojang Priangan, Ayam Den Lapeh, dan Prau Layar, serta lagu “Aku Indonesia” ciptaan Mhala dan Tantra “Numata” dengan aransemen orkestra Septo Setiadi dan aransemen paduan suara Theo A. Pranata.
Persiapan menuju penampilan tersebut dilakukan melalui latihan intensif selama kurang lebih dua minggu. Latihan gabungan dilaksanakan secara terpusat di ruang latihan dan Auditorium Besar SMK Negeri 2 Kasihan Bantul (SMM Yogyakarta). Pada tahap awal, peserta menjalani latihan sectional berdasarkan kelompok suara, seperti soprano, alto, tenor, dan bass.
Setelah itu, latihan dilanjutkan dengan proses penggabungan antara paduan suara dan orkestra untuk membangun harmoni serta kekompakan 104 personel yang berasal dari berbagai jenjang sekolah di DIY. Seluruh proses latihan dipimpin oleh Sarah Fauzia Fahmi, guru dari SMM SMK Negeri 2 Kasihan Bantul.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi capaian para murid yang mendapat kesempatan menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan tingkat DIY tersebut.
“Keikutsertaan murid MAN 1 Yogyakarta dalam Aubade HUT ke-81 RI menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah. Ini menunjukkan bahwa murid tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam kegiatan kebangsaan melalui seni dan budaya. Semoga pengalaman ini dapat membentuk karakter, rasa nasionalisme, serta kepercayaan diri mereka,” ujar Edi.
Bagi para murid, kesempatan tampil dalam aubade tingkat provinsi menjadi pengalaman yang membanggakan sekaligus penuh tantangan. Mereka mengaku merasa terhormat karena dipercaya menjadi bagian dari petugas upacara pada momen bersejarah peringatan kemerdekaan Indonesia.
Di balik kebanggaan tersebut, para peserta juga menghadapi berbagai tantangan selama proses persiapan. Mereka harus mampu membagi waktu antara latihan yang padat dengan tanggung jawab akademik, terutama bagi murid kelas XII yang tengah mempersiapkan ujian. Selain itu, menjaga kondisi fisik agar tetap prima serta menyatukan karakter suara dari 104 peserta dengan latar belakang sekolah berbeda menjadi tantangan tersendiri.
Melalui pengalaman tersebut, para murid tidak hanya mendapatkan kesempatan tampil dalam upacara kemerdekaan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan arti penting menjaga semangat persatuan dalam keberagaman. (dee)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































