Jember, Juli 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember melaksanakan kegiatan pendampingan kepada UMKM Rempeyek “Najwa Catering”. Kegiatan yang diketuai oleh Diana Nurhayati, S.P., M.Si. ini didanai melalui Hibah Internal Universitas Jember sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penerapan teknologi tepat guna.
Kegiatan pengabdian bertujuan meningkatkan kualitas pengemasan rempeyek melalui penerapan teknologi hand sealer serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengemasan Rempeyek. Inovasi tersebut diharapkan mampu menjaga mutu produk, mempertahankan kerenyahan rempeyek, memperpanjang umur simpan, dan meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk di pasar.
Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian memberikan penyuluhan mengenai pentingnya pengemasan sebagai salah satu faktor yang memengaruhi mutu, keamanan, dan daya tarik produk pangan. Materi yang disampaikan meliputi pemilihan kemasan food grade, teknik penyegelan menggunakan hand sealer, penggunaan silica gel food grade untuk membantu mengendalikan kelembapan di dalam kemasan, serta pelabelan produk sesuai ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi praktik pengemasan secara langsung. Proses dimulai dari penimbangan rempeyek, pengisian ke dalam kemasan, penambahan silica gel food grade, penyegelan menggunakan hand sealer, pemeriksaan hasil penyegelan, pemasangan label, hingga penyimpanan produk. Pendampingan dilakukan agar setiap tahapan pengemasan memenuhi prinsip higienitas, efisiensi, dan konsistensi mutu.
Sebagai salah satu luaran kegiatan, tim pengabdian menyerahkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengemasan Rempeyek Menggunakan Hand Sealer kepada mitra. SOP tersebut disusun sebagai pedoman kerja yang memuat tahapan pengemasan secara sistematis, mulai dari persiapan alat dan bahan, penggunaan silica gel food grade, proses penyegelan, pemeriksaan mutu, hingga penyimpanan produk. Dengan adanya SOP, diharapkan proses pengemasan dapat dilakukan secara lebih terstandar sehingga kualitas produk dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Ketua Tim Pengabdian, Diana Nurhayati, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa pengemasan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan daya saing produk UMKM.
“Kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mempertahankan mutu, meningkatkan daya tarik, serta memberikan kepercayaan kepada konsumen. Melalui penerapan hand sealer dan SOP pengemasan yang baik, kami berharap UMKM dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Pemilik UMKM Rempeyek “Najwa Catering” mengapresiasi kegiatan pendampingan yang diberikan oleh tim pengabdian. Selain memperoleh pengetahuan mengenai teknik pengemasan yang lebih baik, mitra juga menerima bantuan hand sealer yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses pengemasan dan menghasilkan kemasan yang lebih rapi, kuat, serta mampu menjaga kerenyahan rempeyek lebih lama.
Melalui program yang didukung oleh Hibah Internal Universitas Jember, Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember terus berkomitmen untuk mendampingi UMKM dalam meningkatkan kualitas produk melalui inovasi teknologi, penyusunan standar operasional, dan penguatan kapasitas pelaku usaha. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dalam mendukung pengembangan produk pangan lokal yang berkualitas, aman, dan berdaya saing.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































