Di bawah atap balai desa tengah diisi riuhnya gurau tawa yang begitu hangat sore itu, tepatnya pada tanggal 10 Juli 2026, tim KKN Universitas Negeri Malang Desa Malangsuko berkolaborasi dengan ibu-ibu PKK setempat. Melihat antusiasme yang begitu besar dari ibu-ibu PKK membuat kami makin bersemangat untuk membersamai mereka dalam agenda pertemuan rutinnya.
Tim KKN UM menggelar kegiatan bertajuk “Workshop Pelatihan Pembuatan Totebag dengan Teknik Stensil Motif Panji”. Program kerja ini dirancang khusus untuk memberikan pelatihan keterampilan kreatif kepada ibu-ibu PKK dengan memanfaatkan media totebag kain yang ramah lingkungan, fungsional, dan bernilai guna.
Keunikan dari pelatihan ini terletak pada pemilihan visual motif stensilnya. Motif yang diangkat mengambil inspirasi dari karakter cerita Panji (Topeng Malangan), yang merupakan salah satu warisan budaya lokal khas Malang. Tim KKN kami juga ikut serta membantu Ibu-ibu dalam mencetak gambar, yang mana di dampingi oleh 5 orang perwakilan di setiap kelompok.
Pembuatan cetak stensil tidak hanya sekadar mengasah kreativitas dan keterampilan tangan, tetapi juga menjadi media edukasi serta alternatif pelestarian budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong produktivitas ekonomi kreatif warga agar mampu menghasilkan produk kriya fungsional yang bernilai jual.
Selain itu, Ibu-ibu PKK tampak telaten menempelkan cetakan stensil serta mengaplikasikan cat pada permukaan kain totebag. Keceriaan dan kesan positif dari kegiatan ini disampaikan langsung oleh salah satu peserta workshop, Ibu Purjiyanti Ningsih (RT 23 RW 09). Saat diwawancarai mengenai tanggapannya terhadap proker ini, beliau mengungkapkan rasa bahagianya dengan senyum hangatnya.
“Menyenangkan …, pengalaman pertama, nggih. Serasa kembali kecil lagi, Mbak,” tutur Ibu Ningsih ramah sambil menunjukkan totebag cetak stensil berlatar karakter Panji hasil karyanya sendiri.
Pengalaman pertama mencoba teknik cetak stensil ini berhasil menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi para peserta. Melalui sinergi positif ini, tim KKN UM berharap keterampilan yang telah dibagikan dapat terus dikembangkan secara mandiri oleh Ibu-Ibu PKK Desa Malangsuko. Langkah kecil ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan ekonomi kreatif warga, menjaga kelestarian budaya lokal Malang, serta terus mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin dengan erat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































