Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Siaran Berita
  • Berita Utama
    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto Hasil Tangkapan Layar YouTube Kemenag)

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Mengungkap Fakta, Menantang Bahaya

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Realitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi yang Mengubur Mimpi Anak Bangsa

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    MBG di Sekolah, Guru yang Dipersalahkan

    ChatGPT Image 6 Mar 2026 09.57.04 1

    Nyawa Manusia dan Luka Sosial di Balik Sepotong Labu

    ChatGPT Image 3 Mar 2026 08.50.21 1

    Kesejahteraan Guru dalam Siklus Janji Politik

    CUte toddler girl watching tablet on mealtime

    “Scroll Now, Starve Later: The Dirty Truth Behind Our Children’s Screens”

  • Ekonomi & Bisnis
    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

    Pelabuhan WIKA Beton (Foto: WTON)

    Tembus 80 Ribu Muatan, Pelabuhan Kontingensi WIKA Beton Jadi Jalur Alternatif Vital Mudik 2026

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    IMG 20260321 WA0007

    Lonjakan Penjualan Minyak di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global: Analisis Dinamika Ekonomi, Geopolitik, dan Ketidakpastian Pasar Energi Dunia

    Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Harga Minyak Dunia Melonjak, Menteri ESDM: Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    Foto BersamaSB

    Sinergi Cegah Perambahan Liar, Perhutani Ciamis Gelar Silaturahmi dengan Pemkab Pangandaran

    IMG 20260414 WA0030

    TIMPORA sebagai Garda Terdepan Pengawasan Orang Asing Tingkat Kabupaten/Kota

    Sumber : kemenimipas.co.id

    ASN Imigrasi WFH Hari Jumat: Pelayanan Tetap Lancar atau Malah Terhambat?

    IMG 20260415 WA0011

    Jamin Keamanan PPPK, DPRD PALI Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Pegawai Meski Terbentur Aturan HKPD

    WhatsApp Image 2026 04 14 at 08.51.56

    Koordinasi Strategis Lintas Stakeholder untuk Menjaga Keandalan Sistem Ketenagalistrikan Sulawesi Tengah

    deforestasi foto

    Deforestasi Indonesia Pembangunan Yang Mengorbankan Masa Depan

    WhatsApp Image 2026 04 12 at 18.15.37 1

    Perjuangan Panjang, Akhirnya Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke yang Berhak

    WhatsApp Image 2026 04 11 at 19.36.06 1

    Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Hindari Potensi Konflik dengan Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan

    IMG 20260413 WA0007

    KAMMI Tanjungbalai dan Polres Perkuat Sinergi, Siap Hadirkan Kolaborasi Edukatif Untuk Kemajuan Daerah

  • Properti dan Infrastruktur
    Pemasangan Box Girder (Foto: Galeri WIKA Beton)

    Tak Lagi Berpaku pada Satu Pintu, WIKA Beton Ekspansi Pasar Swasta dan Luar Negeri

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    WIKA Beton Home (WHOME) Solusi Huntap, Aceh Tamiang

    15 Hari Jadi! WHOME Siap Diimplementasikan untuk Huntap

    WHOME WIKA Beton Solusi Huntap Pasca Bencana

    Secercah Harapan di Aceh Tamiang: WIKA Beton Hadirkan WHOME Hunian Pascabencana

    Progres MRT Fase 2A CP205 (Sumber: WTON)

    Proyek MRT Fase 2A Jakarta, Progres CP205

    Inspeksi Tim MRT

    MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target, Siap Beroperasi 2027

    Industri Properti Syariah Era Digital

    Antara Viral atau Halal: Ujian Berat Kejujuran di Industri Properti Syariah Era Digital dalam Penerapan “Maslahah Performa”

    MRT Jakarta Phase 2A

    MRT Jakarta Phase 2A Capai Milestone Penting: Pengecoran Rel Beton Pertama Selesai

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil

No products in the cart.

Siaran Berita
  • Berita Utama
    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto Hasil Tangkapan Layar YouTube Kemenag)

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Mengungkap Fakta, Menantang Bahaya

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Realitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi yang Mengubur Mimpi Anak Bangsa

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    MBG di Sekolah, Guru yang Dipersalahkan

    ChatGPT Image 6 Mar 2026 09.57.04 1

    Nyawa Manusia dan Luka Sosial di Balik Sepotong Labu

    ChatGPT Image 3 Mar 2026 08.50.21 1

    Kesejahteraan Guru dalam Siklus Janji Politik

    CUte toddler girl watching tablet on mealtime

    “Scroll Now, Starve Later: The Dirty Truth Behind Our Children’s Screens”

  • Ekonomi & Bisnis
    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

    Pelabuhan WIKA Beton (Foto: WTON)

    Tembus 80 Ribu Muatan, Pelabuhan Kontingensi WIKA Beton Jadi Jalur Alternatif Vital Mudik 2026

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    IMG 20260321 WA0007

    Lonjakan Penjualan Minyak di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global: Analisis Dinamika Ekonomi, Geopolitik, dan Ketidakpastian Pasar Energi Dunia

    Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Harga Minyak Dunia Melonjak, Menteri ESDM: Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    Foto BersamaSB

    Sinergi Cegah Perambahan Liar, Perhutani Ciamis Gelar Silaturahmi dengan Pemkab Pangandaran

    IMG 20260414 WA0030

    TIMPORA sebagai Garda Terdepan Pengawasan Orang Asing Tingkat Kabupaten/Kota

    Sumber : kemenimipas.co.id

    ASN Imigrasi WFH Hari Jumat: Pelayanan Tetap Lancar atau Malah Terhambat?

    IMG 20260415 WA0011

    Jamin Keamanan PPPK, DPRD PALI Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Pegawai Meski Terbentur Aturan HKPD

    WhatsApp Image 2026 04 14 at 08.51.56

    Koordinasi Strategis Lintas Stakeholder untuk Menjaga Keandalan Sistem Ketenagalistrikan Sulawesi Tengah

    deforestasi foto

    Deforestasi Indonesia Pembangunan Yang Mengorbankan Masa Depan

    WhatsApp Image 2026 04 12 at 18.15.37 1

    Perjuangan Panjang, Akhirnya Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke yang Berhak

    WhatsApp Image 2026 04 11 at 19.36.06 1

    Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Hindari Potensi Konflik dengan Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan

    IMG 20260413 WA0007

    KAMMI Tanjungbalai dan Polres Perkuat Sinergi, Siap Hadirkan Kolaborasi Edukatif Untuk Kemajuan Daerah

  • Properti dan Infrastruktur
    Pemasangan Box Girder (Foto: Galeri WIKA Beton)

    Tak Lagi Berpaku pada Satu Pintu, WIKA Beton Ekspansi Pasar Swasta dan Luar Negeri

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    WIKA Beton Home (WHOME) Solusi Huntap, Aceh Tamiang

    15 Hari Jadi! WHOME Siap Diimplementasikan untuk Huntap

    WHOME WIKA Beton Solusi Huntap Pasca Bencana

    Secercah Harapan di Aceh Tamiang: WIKA Beton Hadirkan WHOME Hunian Pascabencana

    Progres MRT Fase 2A CP205 (Sumber: WTON)

    Proyek MRT Fase 2A Jakarta, Progres CP205

    Inspeksi Tim MRT

    MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target, Siap Beroperasi 2027

    Industri Properti Syariah Era Digital

    Antara Viral atau Halal: Ujian Berat Kejujuran di Industri Properti Syariah Era Digital dalam Penerapan “Maslahah Performa”

    MRT Jakarta Phase 2A

    MRT Jakarta Phase 2A Capai Milestone Penting: Pengecoran Rel Beton Pertama Selesai

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Siaran Berita
No Result
View All Result
Home Opini

Belajar dari Budaya, Berpikir Secara Ilmiah: Jalan Baru Membangun Nalar dan Moral Siswa

Hendrik Pratama by Hendrik Pratama
15 April 2026
in Opini
A A
0
PSIKOLOGIKOGNITI
854
SHARES
1.2k
VIEWS

Penulis: Muhammad Shohibul Ihsan (Mahasiswa S3 Pendidikan IPA FKIP UNS)

Mata Kuliah: Psikologi Kognitif

Dosen Pengampu: Dr. Baskoro Adi Prayitno, M.Pd.

Ada yang keliru dalam cara kita mengajarkan sains di sekolah. Di tengah ambisi mencetak generasi unggul, ruang-ruang kelas justru sering melahirkan siswa yang mahir menghafal, tetapi gagap memahami. Mereka terbiasa menjawab soal, namun tidak terbiasa mempertanyakan. Lebih jauh lagi, mereka mampu menjelaskan fenomena ilmiah di atas kertas, tetapi kerap kesulitan mengambil keputusan bijak dalam kehidupan nyata. Paradoks ini bukan sekadar persoalan metode mengajar, melainkan cerminan dari arah pendidikan kita yang terlalu lama terjebak pada orientasi kognitif semata. Sains direduksi menjadi kumpulan fakta, rumus, dan prosedur teknis. Dimensi reflektif, kontekstual, dan moral nyaris tersisih. Padahal, dalam realitas kehidupan, sains tidak pernah berdiri sendiri. Ia selalu berkelindan dengan nilai, budaya, dan pilihan-pilihan etis.

Kita bisa melihat dampaknya secara nyata. Di tengah meningkatnya kesadaran akan krisis lingkungan, misalnya, tidak sedikit individu berpendidikan yang justru berkontribusi pada kerusakan alam. Pengetahuan ilmiah yang dimiliki tidak otomatis berbanding lurus dengan tanggung jawab moral. Di titik ini, pendidikan patut dipertanyakan: apakah kita benar-benar mendidik, atau sekadar melatih? Di sinilah pentingnya meninjau ulang fondasi pembelajaran sains. Salah satu pendekatan yang layak dipertimbangkan—meski belum banyak diarusutamakan—adalah integrasi etnosains. Pendekatan ini berangkat dari premis sederhana: pengetahuan tidak lahir di ruang hampa. Ia tumbuh dari pengalaman manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan dan budaya.

Etnosains, dalam pengertian ini, bukan sekadar romantisasi kearifan lokal. Ia adalah sistem pengetahuan yang telah teruji dalam praktik kehidupan masyarakat. Dari cara bertani yang menjaga keseimbangan ekosistem hingga pola konsumsi yang memperhatikan keberlanjutan, etnosains menyimpan logika dan nilai yang sering kali justru hilang dalam pembelajaran formal. Ironisnya, sistem pendidikan kita cenderung meminggirkan pengetahuan semacam ini. Kurikulum lebih mengutamakan konsep-konsep yang dianggap “ilmiah” dalam pengertian sempit—terlepas dari konteks sosial dan budaya siswa. Akibatnya, terjadi keterputusan antara apa yang dipelajari di sekolah dan apa yang dialami dalam kehidupan sehari-hari.

Sejumlah penelitian dalam lima tahun terakhir menunjukkan bahwa pendekatan berbasis etnosains mampu menjembatani kesenjangan tersebut. Integrasi etnosains dalam pembelajaran terbukti meningkatkan literasi sains sekaligus pemahaman konseptual siswa (Ningrum et al., 2025; Risamasu & Pieter, 2025). Sains tidak lagi hadir sebagai sesuatu yang asing, tetapi sebagai bagian dari realitas yang mereka kenal. Namun, manfaat terbesar dari pendekatan ini justru terletak pada dimensi yang sering diabaikan: moralitas. Dalam praktik-praktik budaya lokal, terkandung nilai-nilai seperti tanggung jawab, keseimbangan, dan keberlanjutan. Ketika siswa diajak memahami praktik tersebut secara ilmiah, mereka sekaligus belajar merefleksikan nilai yang melandasinya.

Masalahnya, integrasi etnosains saja tidak cukup. Tanpa strategi pedagogis yang tepat, pendekatan ini berpotensi menjadi sekadar tambahan konteks tanpa dampak signifikan. Di sinilah model problem-based learning (PBL) yang dipadukan dengan scaffolding menemukan relevansinya. PBL menggeser pusat pembelajaran dari guru ke siswa, dari jawaban ke pertanyaan, dari hafalan ke pemecahan masalah. Siswa dihadapkan pada persoalan nyata yang sering kali kompleks dan tidak memiliki satu jawaban tunggal. Dalam proses ini, mereka dipaksa untuk berpikir, berdiskusi, dan mengambil keputusan.

Scaffolding, di sisi lain, memastikan bahwa proses tersebut tidak berlangsung tanpa arah. Guru tetap hadir, tetapi bukan sebagai sumber kebenaran tunggal. Ia menjadi fasilitator yang memberikan dukungan secara bertahap—cukup untuk mendorong, tetapi tidak sampai menggantikan proses berpikir siswa. Kombinasi antara etnosains, PBL, dan scaffolding menciptakan ruang belajar yang tidak hanya menantang secara intelektual, tetapi juga kaya secara moral. Ketika siswa dihadapkan pada persoalan seperti konflik antara praktik budaya dan dampak lingkungan, mereka tidak hanya diminta mencari solusi ilmiah, tetapi juga mempertimbangkan konsekuensi etis.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pendekatan semacam ini secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kesadaran moral siswa (Aladin et al., 2024; Nasution & Istianah, 2026). Mereka belajar bahwa tidak semua persoalan dapat diselesaikan dengan rumus, dan tidak semua jawaban dapat ditemukan di buku teks. Lebih jauh lagi, pembelajaran ini juga membangun keterampilan sosial yang semakin penting di era kolaboratif. Diskusi, negosiasi, dan kerja sama menjadi bagian integral dari proses belajar. Dalam konteks ini, siswa tidak hanya belajar tentang dunia, tetapi juga belajar hidup di dalamnya (Winata & Arisona, 2024).

Namun, jika pendekatan ini sedemikian menjanjikan, mengapa belum menjadi arus utama? Jawabannya tidak sederhana, tetapi setidaknya ada tiga faktor yang patut dicermati. Pertama, sistem pendidikan kita masih sangat berorientasi pada hasil ujian. Selama indikator keberhasilan pendidikan diukur dari angka, pendekatan yang menekankan proses dan refleksi akan selalu berada di pinggiran. Guru didorong untuk “mengejar target”, bukan membangun pemahaman. Kedua, kapasitas guru dalam mengembangkan pembelajaran kontekstual masih terbatas. Banyak guru belum mendapatkan pelatihan yang memadai untuk mengintegrasikan etnosains atau menerapkan PBL secara efektif. Akibatnya, inovasi pembelajaran sering kali berhenti pada level wacana. Ketiga, terdapat bias epistemologis dalam sistem pendidikan kita. Pengetahuan ilmiah modern sering diposisikan lebih tinggi dibandingkan pengetahuan lokal. Padahal, keduanya memiliki logika dan validitas masing-masing. Tanpa perubahan cara pandang ini, integrasi etnosains akan selalu dianggap sebagai pelengkap, bukan sebagai bagian integral.

Di tengah tantangan tersebut, diperlukan keberanian untuk melakukan reorientasi. Pendidikan tidak bisa lagi sekadar memproduksi lulusan yang “siap kerja”, tetapi harus mampu membentuk individu yang mampu berpikir dan bertindak secara bertanggung jawab. Ini bukan sekadar tuntutan ideal, tetapi kebutuhan mendesak di tengah kompleksitas global. Laporan OECD (2023) menegaskan bahwa kompetensi masa depan mencakup kemampuan berpikir kritis, refleksi, dan pengambilan keputusan berbasis nilai. Sementara itu, UNESCO (2021) mendorong pendidikan yang berakar pada konteks lokal sekaligus responsif terhadap tantangan global. Dua lembaga ini mengirim pesan yang sama: pendidikan harus berubah.

Dalam konteks Indonesia, perubahan ini justru memiliki modal kuat. Keberagaman budaya yang dimiliki bukanlah hambatan, melainkan sumber daya yang luar biasa. Masalahnya, selama ini potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dalam sistem pendidikan formal. Belajar dari budaya bukan berarti menolak sains modern. Sebaliknya, ini adalah upaya untuk memperkaya cara berpikir ilmiah dengan perspektif yang lebih luas. Sains tidak kehilangan objektivitasnya ketika dikaitkan dengan budaya; justru ia menjadi lebih relevan dan manusiawi.

Pada akhirnya, pertanyaan yang perlu kita ajukan sederhana: untuk apa kita mengajarkan sains? Jika jawabannya hanya untuk lulus ujian, maka pendekatan yang ada saat ini mungkin sudah cukup. Namun, jika kita ingin membentuk generasi yang mampu memahami dunia sekaligus bertindak bijak di dalamnya, maka perubahan tidak bisa ditunda. Integrasi etnosains dengan pembelajaran berbasis masalah bukanlah solusi instan. Ia menuntut perubahan cara pandang, kebijakan, dan praktik. Tetapi di tengah krisis yang semakin kompleks, pendekatan ini menawarkan sesuatu yang selama ini hilang dalam pendidikan kita: keterhubungan antara pengetahuan dan nilai.

REFRENSI

Aladin, A., Asrowi, A., & Santosa, E. B. (2024). Problem-based learning-oriented e-module to innovate learning activities in high school. Journal of Education Research and Evaluation, 8(4), 622–632.

Nasution, S., & Istianah, S. (2026). Efektivitas model problem-based learning dalam meningkatkan pemahaman nilai akhlak. Educational Journal, 1(3), 742–750.

Ningrum, V. W., Hamdu, G., & Saputra, E. R. (2025). Efektivitas problem-based learning berbasis etnosains terhadap literasi sains siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).

OECD. (2023). PISA 2022 results: The state of learning and equity in education. OECD Publishing.

Risamasu, P. V. M., & Pieter, J. (2025). Development of ethnoscience-based PBL teaching materials and its impact on critical thinking skills. Journal of Educational Analytics, 4(4).

Safirah, A. D., Ningsih, Y. F., Suhartiningsih, S., Masyhud, M. S., & Hutama, F. S. (2024). Problem-based learning with culturally responsive teaching approach. Jurnal Review Pendidikan Dasar, 10(2), 87–96.

UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing.

Winata, M. G. Y., & Arisona, R. D. (2024). Pengaruh problem-based learning berbasis etnosains terhadap keterampilan sosial siswa. Dinamika Sosial, 3(1).


Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

 

Tags: Belajar
Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
Previous Post

Logika ‘Spill The Tea’: Apakah Bukti Chat Bisa Disebut Fakta Ilmiah?

Next Post

Program Makan Bergizi Gratis: Niat Baik Berujung Keresahan

Hendrik Pratama

Hendrik Pratama

Related Posts

a538bb8ab70bc760177e757e324440e2

Ketika Calon Penegak Hukum Gagal Menjaga Martabat: Ironi Kasus 16 Mahasiswa FH UI Angkatan 2023 yang Terlibat Kasus Pelecehan Seksual

15 April 2026
1000342149

Prediksi vs Reaksi: Mengapa Maintenance Berbasis AI Bisa MenyelamatkanEkonomi Tambang Kita?

15 April 2026
images 1

Hutan vs Deforestasi: Antara Keuntungan Jangka Pendek dan Keberlanjutan Ekologi Masa Depan

15 April 2026
aa

Rendahnya Tingkat Pendidikan di Indonesia

15 April 2026
Next Post
IMG 0088

Program Makan Bergizi Gratis: Niat Baik Berujung Keresahan

3979836

Homofobia Berujung Normalisasi Diskriminasi terhadap Kelompok LGBTQ+

Sumber Gambar: SergeyKlopotov oleh iStock

Lonjakan Harga Plastik Dampak Konflik Timur Tengah: Ujian bagi Dunia Industri dan UMKM Indonesia

aa

Rendahnya Tingkat Pendidikan di Indonesia

images 1

Hutan vs Deforestasi: Antara Keuntungan Jangka Pendek dan Keberlanjutan Ekologi Masa Depan

Please login to join discussion
Square Media Wanita
Rumah Prabu Half Page

Siaran-Berita.com adalah portal media berita online yang bersifat terbuka dan inklusif. Kami menyediakan wadah bagi masyarakat umum, penulis lepas, praktisi humas, hingga pengamat untuk berkontribusi dalam bentuk tulisan

KonSiBer

KonSiBer adalah singkatan dari Kontributor Siaran Berita yang merupakan perwakilan dari individu atau instansi yang bertanggung-jawab penuh atas semua tulisan yang diterbitkan di Siaran-Berita.com sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku di Siaran-Berita.com

PEMBERITAHUAN

Siaran-Berita.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Siaran-Berita.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Siaran-Berita.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@siaran-berita.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

PENTING!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Aplikasi Siaran-Berita.com

Untuk memudahkan membaca berita terbaru di Siaran-berita.com segera download aplikasi khusus untuk Android di Google Play dan nikmati kemudahan membaca berita langsung dari gadget Anda

Guest Posts are Welcome!

We’re offering guest post spots on Siaran-BERITA.com | You’ll get 2 permanent do-follow links, homepage exposure, and super fast publishing (1–24 hrs). PayPal accepted Interested?”

Top Stories di Google News dan Halaman 1 Google

Siaran-Berita.com portal berita komunitas dengan mengutamakan optimalisasi SEO untuk setiap beritanya sehingga berita kamu akan langsung muncul di halaman 1 google dan Google News serta selalu menjadi Top Stories Google News, apabila kata kunci ada di judul dan kata kunci muncul beberapa kali didalam tulisan kamu.

Mengapa Tulisan Saya Dihapus?

1. Tidak Ada Gambar/Foto/Ilustrasi
2. Gambar tidak sesuai dengan tulisan
3. Judul Pakai Huruf Besar Semua
4. Menambahkan Link atau Tautan

Backlink

Media Wanita, Pelataran, Berita Properti, Mobil Babe, Ada Apa, Satu Rumah, Puteri Anak & Remaja Banten, Anugerah Lima Bintang, Desta Semesta Anugerah, Anissa Quinn, Shira Dominique, Ry Hyori,

Iklan Guest Post

Pintasan

  • Gratis : Cara Kirim Tulisan
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Tayang?
  • Cara Menerbitkan Tulisan Menggunakan Gadget atau Handphone

Baca di Google News

google news siaranberita.com

  • Tentang Siaran-Berita.com
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Panduan Komunitas
  • Disclaimer
  • Contact Us

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Login
  • Sign Up
  • Cart

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita