Ditulis oleh Raifawaz Hafidza, Nur Asari, dan Raihan Badruzzaman Mahasiswa Manajemen, Universitas Pamulang
Memiliki hobi merawat tanaman ternyata bisa menjadi peluang untuk mendapatkan penghasilan. Hal ini dilakukan oleh Gesyanis yang sudah menjalankan jual beli tanaman selama lebih dari tiga tahun. Awalnya kegiatan tersebut dilakukan karena memang memiliki ketertarikan terhadap tanaman, kemudian berkembang menjadi kegiatan jual beli ketika ada orang yang tertarik dengan tanaman yang dimiliki.
Jenis tanaman yang dijual saat ini adalah anthurium atau yang lebih dikenal dengan sebutan kuping gajah. Tanaman yang dijual tidak terlalu banyak karena Gesyanis lebih memilih tanaman yang memiliki karakteristik tertentu. Ukuran, jenis atau tipe, kelangkaan, serta warna tanaman menjadi beberapa hal yang diperhatikan. Semakin jarang karakteristik tanaman yang dimiliki, semakin besar pula kemungkinan tanaman tersebut menarik perhatian kolektor.
Dalam menjalankan penjualan, Gesyanis tidak menetapkan target jumlah tanaman yang harus terjual setiap bulan. Hal tersebut karena kegiatan ini masih berawal dari hobi. Tanaman biasanya dijual ketika ada pembeli yang memberikan penawaran dan memang tertarik dengan tanaman tersebut. Jadi, tidak ada jumlah penjualan tertentu yang harus dicapai setiap bulannya.
Menurut Gesyanis, penjualan tanaman juga tidak memiliki bulan tertentu yang dianggap sepi atau ramai. Jika ada tanaman dengan karakteristik yang menarik, misalnya memiliki batang berwarna pink, tanaman tersebut tetap dapat dijual ketika ada pembeli yang berminat. Dengan kondisi seperti ini, waktu penjualan lebih banyak bergantung pada minat pembeli.
Pasarnya juga tidak hanya berasal dari pembeli di sekitar tempat tinggal. Tanaman yang dimiliki dapat ditawarkan kepada buyer dari luar daerah yang memang memiliki hobi mengoleksi tanaman. Biasanya, tanaman dijual ketika ada kolektor yang menyukai dan tertarik dengan jenis atau karakteristik tanaman yang dimiliki.
Walaupun tidak mempunyai target penjualan setiap bulan, bukan berarti perencanaan anggaran tidak dilakukan. Gesyanis menjelaskan bahwa perencanaan tetap diperlukan ketika ada kebutuhan atau kegiatan tertentu dalam usaha. Perkiraan biaya tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan rencana penjualan dan penggunaan hasil penjualan tanaman.
Dari pengalaman tersebut, terlihat bahwa pengelolaan anggaran penjualan bisa dilakukan dengan cara yang berbeda-beda, tergantung pada jenis usaha yang dijalankan. Pada usaha tanaman yang berawal dari hobi, penjualan tidak selalu harus menggunakan target bulanan. Pemilik dapat menyesuaikan penjualan dengan kondisi tanaman, minat pembeli, dan kebutuhan keuangan.
Bagi Gesyanis sendiri, anggaran penjualan tetap dianggap penting. Meskipun tanaman tidak memiliki target penjualan yang pasti, adanya perencanaan anggaran dapat membantu memperkirakan kebutuhan dana dan menjadi pertimbangan sebelum mengambil keputusan untuk menjual tanaman. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa hobi tidak hanya dapat menjadi kegiatan untuk mengisi waktu luang, tetapi juga bisa berkembang menjadi peluang usaha. Dengan melihat peluang pasar dan tetap memperhatikan perencanaan keuangan, kegiatan yang awalnya dilakukan karena kesenangan dapat memiliki nilai ekonomi.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan, foto, gambar, ilustrasi, apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































