Jakarta, 06 Mei 2026 – Launching EduNation Festival 2026 bersama Pekan Halal Indonesia (PHI) telah sukses diselenggarakan di Aula Graha Utama Gedung A, Komplek Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sebagai langkah strategis menuju penyelenggaraan EduNation Festival 2026 pada 28–30 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan Islam internasional yang terintegrasi dengan perkembangan industri halal dan gaya hidup generasi masa depan.
Penyelenggaraan ini menegaskan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai strategic partner dalam menghadirkan platform yang menghubungkan pendidikan global, pengembangan karakter generasi muda, inovasi pembelajaran, serta penguatan nilai-nilai halal sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang tidak hanya sebagai pasar halal global, tetapi juga sebagai pusat pendidikan Islam modern yang mampu melahirkan generasi berdaya saing internasional. EduNation Festival 2026 hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui platform kolaboratif yang mempertemukan institusi pendidikan, universitas internasional, tenaga pendidik, pelajar, orang tua, serta berbagai organisasi pemberi beasiswa dalam satu ruang interaksi strategis.
Ketua KOPIN (Konsorsium Pendidikan Islam Internasional), Ustadz Dr. Ali Saman Hasan, menjelaskan bahwa EduNation 2026 merupakan transformasi besar dari penyelenggaraan sebelumnya yang masih berfokus pada skala nasional.
“EduNation tahun ini kami dorong menjadi platform pendidikan internasional yang membuka akses lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk terhubung dengan institusi pendidikan global. Kami ingin menghadirkan sekolah-sekolah internasional, universitas dari Timur Tengah, Malaysia, hingga negara-negara lain untuk membuka peluang kolaborasi nyata,” jelasnya.
Menurutnya, EduNation dirancang sebagai ruang interaksi aktif antara siswa, tenaga pendidik, orang tua, dan institusi pendidikan untuk mendorong lahirnya ekosistem pembelajaran yang lebih kompetitif, inklusif, dan berorientasi global.
Selain menghadirkan institusi pendidikan internasional, EduNation juga akan melibatkan berbagai organisasi pemberi beasiswa serta mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi swasta dan lembaga pendidikan Islam melalui kemitraan strategis yang memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
“Kami ingin Indonesia tidak hanya dikenal sebagai pasar Muslim terbesar, tetapi juga sebagai pusat pendidikan Islam modern yang mampu melahirkan generasi unggul dengan perspektif global,” tambah Ustadz Ali.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, EduNation Festival 2026 diselenggarakan bersama Pekan Halal Indonesia 2026, menghadirkan integrasi antara pendidikan, industri halal, dan gaya hidup modern.
Direktur PT Debindo selaku penyelenggara, Vibiadhi Swasti Pradana, menilai kolaborasi ini menjadi diferensiasi penting dalam membangun platform yang tidak hanya mempertemukan pelaku usaha dan pasar, tetapi juga mendorong literasi halal, sertifikasi, edukasi, serta penguatan gaya hidup halal yang dekat dengan generasi muda.
Kolaborasi ini diperkuat melalui berbagai event partner seperti Halal Kulture, GlamLocal, dan Textile Trade Event by Deatextile yang menghadirkan eksplorasi gaya hidup halal modern, modest fashion, hingga inovasi industri tekstil muslim sebagai representasi perkembangan halal lifestyle di Indonesia.
Melalui berbagai program interaktif seperti ruang eksplorasi kreatif, modest fashion showcase, hingga forum kolaborasi industri dan pendidikan, EduNation Festival bersama Pekan Halal Indonesia diharapkan menghadirkan pengalaman pameran yang informatif, inspiratif, dan relevan bagi generasi muda.
Penguatan EduNation juga didukung data pengembangan ekonomi halal nasional. Perwakilan KNEKS, Muhammad Quraisy, Ph.D., menyampaikan bahwa Indonesia memiliki modalitas besar dalam pengembangan ekosistem halal, termasuk lebih dari 300 ribu sertifikat halal yang telah diterbitkan serta pertumbuhan kawasan industri halal di berbagai wilayah.
Meski demikian, ia menilai literasi masyarakat terkait halal dan ekonomi syariah masih perlu diperkuat.
“Edukasi menjadi fondasi utama. Halal hari ini bukan sekadar kewajiban normatif, tetapi jaminan kualitas, reputasi bisnis, dan bagian dari daya saing global,” ungkapnya.
Dalam konteks inilah EduNation Festival 2026 hadir sebagai platform strategis yang menjembatani kebutuhan pendidikan, kolaborasi internasional, serta penguatan karakter generasi muda berbasis nilai-nilai halal.
Dengan target puluhan ribu pengunjung dari kalangan pelajar, tenaga pendidik, institusi pendidikan, keluarga muda, komunitas, hingga pelaku industri, EduNation Festival 2026 diharapkan menjadi titik temu antara pendidikan global, inovasi, dan transformasi generasi Muslim Indonesia menuju masa depan yang lebih kompetitif.
Melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan strategic partnership, ajang ini siap membuka peluang nyata bagi terwujudnya Indonesia sebagai pusat pendidikan Islam modern yang terhubung dengan perkembangan ekosistem halal global.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































