Pangkalpinang, 29 Juni 2026 – Institut Sains dan Bisnis (ISB) Atma Luhur terus mempertegas komitmennya dalam mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi melalui aksi nyata yang berdampak langsung pada efisiensi administrasi sekolah. Melalui kolaborasi strategis dengan SMA Santo Yosef Pangkalpinang, tim mahasiswa Program Studi Teknik Informatika ISB Atma Luhur yang beranggotakan Steven Antony (NIM 2211500002), Sayyid Muhammad Azim (NIM 2211500017), dan Deni Ikhsal Islamy (NIM 2211500088) sukses merancang dan menyosialisasikan sebuah inovasi digital berupa Sistem Pemilihan Kelompok Mata Pelajaran Online berbasis Web. Sistem ini hadir sebagai solusi futuristik untuk mempermudah para siswa dalam memilih mata pelajaran yang diminati secara daring, sekaligus merevolusi metode penyusunan jadwal kelas oleh pihak manajemen sekolah.
Dalam proses pembuatannya, sistem yang dikembangkan oleh tim mahasiswa ini mendapat bimbingan penuh dari Bapak Ari Amir Alkodri, M.Kom. selaku dosen pembimbing tugas akhir. Aplikasi ini didukung oleh basis data MySQL yang kokoh dan dirancang secara spesifik untuk mengatasi kendala klasik persekolahan berupa jadwal yang tumpang tindih. Inovasi utama dari proyek skripsi ini terletak pada fitur-fitur mutakhirnya, seperti Sistem Auto Resolve Bentrok yang mampu mendeteksi dan menyelesaikan jadwal bentrok antar siswa secara otomatis dan real-time. Melalui otomatisasi tersebut, Wakil Kepala Sekolah Kurikulum kini hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk mengatur dan memfinalisasi jadwal pelajaran seluruh siswa, memangkas proses manual yang biasanya memakan waktu berhari-hari. Selain itu, sistem ini juga menyediakan antarmuka pemilihan mandiri yang intuitif agar siswa dapat dengan mudah menentukan klaster mata pelajaran pilihan mereka.



Rangkaian kegiatan di SMA Santo Yosef Pangkalpinang ini diawali dengan agenda sosialisasi berskala besar yang ditujukan langsung kepada seluruh siswa di dalam aula pertemuan sekolah, sebagaimana yang terekam dalam dokumentasi foto diatas. Agenda tersebut dibuka dengan sambutan hangat dari pihak Kepala Sekolah, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari pihak Wakil Kepala Sekolah Kurikulum mengenai aturan serta mekanisme pemilihan klaster mata pelajaran yang diminati oleh para siswa. Setelah pemaparan regulasi tersebut, tim pengembang langsung mengambil alih panggung untuk mendemonstrasikan cara penggunaan website secara interaktif di hadapan para siswa agar mereka memahami alur pemilihan yang berbasis sistem baru ini. Sesi sosialisasi kepada siswa tersebut kemudian diakhiri dengan agenda dokumentasi dan foto bersama antara tim pengembang, pihak Wakil Kepala Sekolah, serta Bapak Vinsensius Julio, S.Kom. selaku pembimbing lapangan yang mendampingi jalannya proyek di sekolah.
Setelah rampung memberikan edukasi langsung kepada para siswa, acara berlanjut ke dalam forum yang lebih formal bersama jajaran struktural institusi. Agenda ini diisi dengan penyampaian apresiasi dari tim pengembang selaku representasi dari kampus ISB Atma Luhur yang menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas keterbukaan pihak sekolah selama proses riset dan implementasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan resmi dari Kepala Sekolah SMA Santo Yosef, Bapak Frans, S.Pd., M.M., yang menyambut baik inovasi digital ini demi mendukung kelancaran implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah. Apresiasi senada juga disampaikan dalam sambutan oleh Bapak Chandra Kirana, M.Kom., selaku Ketua Program Studi Teknik Informatika ISB Atma Luhur yang menggarisbawahi komitmen prodi dalam menghasilkan lulusan yang adaptif dan mampu menjawab tantangan nyata di lapangan. Rangkaian acara hari itu akhirnya ditutup secara resmi dengan prosesi penandatanganan serta penyerahan berita acara sebagai tanda serah terima sistem agar dapat diimplementasikan sepenuhnya oleh pihak sekolah.
Pengembangan aplikasi ini merupakan bagian dari tugas akhir atau skripsi mahasiswa Teknik Informatika ISB Atma Luhur. Melalui integrasi sistem ini, diharapkan tata kelola penjadwalan akademik di SMA Santo Yosef Pangkalpinang menjadi lebih modern, transparan, dan minim kesalahan atau human error. Keberhasilan implementasi proyek ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara akademisi perguruan tinggi dan institusi pendidikan menengah mampu melahirkan teknologi tepat guna yang langsung menyelesaikan akar permasalahan di masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































