Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Suasana Aula MAN 1 Yogyakarta, Senin (13/4/2026), siang itu terasa hangat sekaligus reflektif. Sejumlah mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi dilepas setelah menjalani proses pembelajaran lapangan selama kurang lebih dua bulan.
Pelepasan dilakukan oleh Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd., yang didampingi Kepala Tata Usaha Bahar Rozak, S.H. , serta jajaran guru dan tenaga kependidikan yang selama ini berperan sebagai pamong. Momentum ini menandai berakhirnya fase praktik lapangan yang tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan akademik, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter calon pendidik.
Dosen pembimbing lapangan, Rachmad Resmiyanto, S.Si., M.Sc, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan pendampingan yang diberikan pihak madrasah. Menurutnya, lingkungan MAN 1 Yogyakarta telah menjadi ruang belajar yang kondusif bagi mahasiswa, baik dalam aspek pedagogik maupun manajerial.
“Kami berterima kasih kepada guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Yogyakarta atas bimbingan yang diberikan kepada mahasiswa kami. Kami juga memohon maaf apabila selama proses pengenalan lingkungan sekolah terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama yang telah terjalin diharapkan tidak berhenti pada program PLP semata. Ke depan, MAN 1 Yogyakarta dinilai memiliki potensi sebagai mitra strategis dalam pengembangan riset mahasiswa, khususnya sebagai lokasi pengambilan data penelitian di bidang pendidikan.
Dalam sambutannya, Edi Triyanto menekankan pentingnya pengalaman lapangan sebagai bagian dari proses pendewasaan calon guru. Ia menyebut, interaksi langsung dengan dinamika sekolah kerap menjadi fase yang paling membekas dalam perjalanan akademik mahasiswa.
“Semoga pengalaman selama bersama keluarga besar MAN 1 Yogyakarta menjadi pembelajaran yang berharga. Biasanya, momen yang paling dikenang adalah masa magang dan KKN, karena di situlah pembelajaran nyata terjadi,” tuturnya.
Ia juga mendoakan para mahasiswa agar diberi kelancaran dalam menapaki tahapan berikutnya, baik dalam penyelesaian studi maupun perjalanan karier di dunia pendidikan.
Nuansa emosional semakin terasa saat sesi kesan dan pesan. Perwakilan guru pamong, Latifah Rahmawati, M.Pd menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa selama menjalani praktik. Ia bahkan menyebut mahasiswa yang dibimbingnya sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ia temui.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan belajar di MAN 1 Yogyakarta. Ucapan terima kasih, permohonan maaf, serta harapan akan keberkahan langkah ke depan menjadi penutup yang mengikat kebersamaan dua bulan terakhir. (alf)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


























































