Saya rasa sudah tidak asing lagi kita mendengar kata Lampung, karena akhir akhir ini atau beberapa tahun yang lalu sempat viral dengan adanya video kritik tentang jalanan atau fasilitas yang ada di Lampung.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa 60% jalan di Lampung dalam kondisi rusak dan membutuhkan perbaikan dengan segera. Hal ini dikritik oleh seorang influencer dalam platform Tiktok. Ia menyampaikan keprihatinannya tentang jalanan yang rusak namun tak kunjung diperbaiki. Keluhan lain pun mulai mencuat dari masyarakat terkait buruknya infrastruktur di sana.
Diketahui jalan jalan rusak ini disebabkan oleh tiga hal, seperti konstruksi yang tak sesuai dengan spesifikasi teknis, kendaraan muatan lebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) dan drainase yang tidak sempurna. Beberapa pengamat juga menyampaikan bahwa kerusakan jalan ini disebabkan kurangnya perhatian pemerintah.

Selain menghambat mobilitas, banyak pula kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat dari kerusakan jalan yang sangat parah ini. Kondisi jalan yang dipenuhi kubangan lumpur sering sekali menyebabkan kecelakaan lalu lintas akibat tersangkut jalan yang berlubang. Sering sekali di beberapa daerah terjadi motor terbalik dan terperosok karena kondisi jalan tersebut.
Yang menjadi pertanyaan besar saat ini adalah kemana perginya para pejabat disaat sudah terjadi banyak peristiwa seperti ini? Mengapa perlu menunggu di kritik lewat media sosial sedangkan di lapangan sudah terbukti banyak sekali jalan yang rusak dan kecelakaan?
Menurut saya, pemerintah perlu membenahi diri dan merubah pola pikir agar segera memperbaiki semua permasalahan yang ada sebelum permasalahan ini mencuat di media sosial yang dapat membuat citra daerah tersebut jadi berkurang.. Walaupun sekarang sudah mulai dilakukannya perbaikan secara perlahan, tapi menurut saya pemerintah setempat masih kurang gesit dan peka dalam menyelesaikan masalah. Kita sebagai masyarakat juga perlu untuk menyuarakan aspirasi kita jika pemerintah tak kunjung bergerak untuk menyelesaikan suatu permasalahan, salah satunya tentang kerusakan jalan ini.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































