Siapa sangka, di balik hijaunya pegunungan Aceh Tengah, terdapat sebuah sekolah yang mengajarkan anak-anak mengenal dunia bukan lewat buku teks semata, melainkan melalui tanah yang bisa dipijak, dan dedaunan yang bisa menjadi bahan pelajaran. Rabu, 11 april 2026 rombongan mahasiswi Program Studi PIAUD IAIN Takengon menginjakkan kaki di Sekolah Alam Aceh Tengah.
Kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran mata kuliah Dasar-Dasar Kurikulum PIAUD pada semester 2. Lebih dari sekadar tugas akademik, kegiatan ini menjadi ruang belajar yang sesungguhnya, di mana teori-teori kurikulum yang selama ini dipelajari di dalam kelas bertemu langsung dengan praktik nyata di lapangan.
Suasana pertama yang langsung terasa begitu memasuki lingkungan sekolah ini adalah kehangatan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Salah satu keunikan yang segera mencolok adalah sapaan antara murid dan guru. Di sini, para pendidik tidak dipanggil dengan sebutan “Bu Guru” atau “Pak Guru” sebagaimana lazimnya sekolah formal. Mereka dipanggil dengan satu sebutan yang hangat dan akrab: Kak Guru. Bukan sekadar nama panggilan, ini adalah cerminan dari filosofi hubungan yang ingin dibangun. Seperti yang dikatakan oleh kak Rasdiana, S.os sang administrator dari sekolah alam tersebut “gimana caranya anak-anak itu sekolah tapi rasanya kaya dirumah, ada bonding antara lingkungan sekolah, guru, dengan anak-anak itu sendiri”.
Sehingga ada satu hal lagi yang sempat membuat kami mahasiswi kagum ialah kebijakan rekrutmen guru di sekolah ini. Tidak seperti lembaga pendidikan formal yang umumnya mensyaratkan ijazah dari jurusan kependidikan.
Bagi pihak sekolah, yang terpenting bukan label gelar akademik, melainkan kecocokan nilai, semangat belajar, dan kesediaan untuk bertumbuh bersama anak-anak. Keberagaman latar belakang justru memperkaya warna pembelajaran di sekolah alam.
Tak ada seragam yang menyeragamkan. Setiap anak tampil dengan pakaian yang nyaman sesuai pilihan masing-masing. Keputusan ini disengaja: dengan kebebasan berpakaian, karakter anak lebih mudah terbaca, ekspresi mereka lebih jujur, dan rasa percaya diri mereka tumbuh secara alami.
Bagi mahasiswi PIAUD yang selama ini belajar melalui teori kurikulum di ruang kelas, kunjungan ini membuka pemikiran baru yang menarik. Kurikulum di Sekolah Alam Aceh Tengah tidak hanya dirancang untuk mencerdaskan secara kognitif, tetapi juga untuk membentuk manusia seutuhnya. Pilar utama yang menjadi fondasi seluruh proses pembelajaran terdiri dari empat komponen :
1. Akhlak
Akhlak bukan hanya satu mata pelajaran, melainkan ruh dari seluruh kegiatan belajar. Hampir delapan puluh persen pendekatan pembelajaran di sekolah ini disandarkan pada pembentukan moral dan adab. Akidah dijadikan fondasi, dan di atas pondasinya itulah seluruh kurikulum dibangun. Tujuannya satu: menjadikan anak-anak sebagai khalifatullah fil ardhi yang berakhlak mulia dan rahmatan lil ’alamin.
2. Logika
Belajar logika dan sains di sini bukan berarti duduk mengerjakan soal-soal abstrak. Anak-anak diajak langsung menyentuh, mengamati, dan menyimpulkan. Mereka belajar dari susunan benda-benda alam sekitar mereka.
3. Leadership (Kepemimpinan)
Jiwa kepemimpinan ditanamkan bukan lewat ceramah, melainkan melalui pengalaman. Anak-anak dilibatkan dalam pengambilan keputusan sederhana dan didorong untuk berinisiatif.
4. Kewirausahaan
Semangat mandiri dan kreatif ditumbuhkan sejak dini melalui kegiatan-kegiatan praktis yang memperkenalkan anak pada dunia produksi dan kreativitas.
Pembelajaran ini mengingatkan kami bahwa kurikulum sejatinya bukan sekadar dokumen atau silabus. Kurikulum adalah ruh yang menghidupi setiap sudut sekolah, yang tampak dalam setiap keputusan kecil: cara guru menyapa murid, dan cara anak-anak diberi kebebasan dalam mencoba suatu hal baru.
Semoga pengalaman berharga ini tidak hanya tersimpan sebagai kenangan kunjungan lapangan, tetapi menjadi benih inspirasi yang terus tumbuh dalam cara kami memandang, memahami, dan kelak menjalankan dunia pendidikan anak usia dini.
Penulis: Adelia Nofriana
Mata Kuliah: Dasar-Dasar Kurikulum PIAUD | Semester 2 | Dosen Pengampu: Dr. Al Musanna, M.Ag | IAIN Takengon
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer
























































