Karawang – Transformasi layanan pertanahan terus dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Melalui aplikasi Sentuh Tanahku dan program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN), layanan pertanahan kini menjadi lebih mudah diakses, transparan, dan fleksibel, sekaligus mengubah pandangan masyarakat yang selama ini menganggap pengurusan dokumen pertanahan sebagai proses yang rumit.
Perubahan tersebut dirasakan langsung oleh Angelita (30), warga yang mengurus keperluan pertanahannya di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang pada hari Sabtu. Menurutnya, layanan yang tersedia saat ini jauh berbeda dari anggapan umum mengenai birokrasi yang berbelit-belit.
“Dulu kalau mendengar urusan birokrasi rasanya sudah rumit duluan. Tapi setelah mencoba sendiri, ternyata sekarang jauh lebih mudah. Lewat Sentuh Tanahku kita bisa memantau proses layanan, dan adanya pelayanan di hari Sabtu sangat membantu,” ujar Angelita.
Pengalaman Angelita menggunakan layanan digital bermula ketika ia berencana membeli sebuah rumah. Sebagai calon pembeli, ia ingin memastikan seluruh dokumen pertanahan dalam kondisi aman dan sesuai sebelum melakukan transaksi. Dari kebutuhan tersebut, ia kemudian mengenal aplikasi Sentuh Tanahku.
“Saat ingin membeli rumah, saya mencari tahu dulu apa saja yang perlu diperiksa dari dokumen tanahnya agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Dari situ saya mengetahui aplikasi Sentuh Tanahku milik BPN. Saya langsung mengunduh aplikasinya dan proses verifikasinya juga cepat, selesai pada hari yang sama,” jelasnya.
Melalui aplikasi tersebut, Angelita dapat memanfaatkan berbagai fitur yang memudahkannya memperoleh informasi pertanahan secara mandiri. Fitur Sertipikatku digunakan untuk mengecek informasi sertipikat, sedangkan fitur Cari Bidang membantu melihat lokasi bidang tanah secara lebih akurat. Kehadiran layanan digital ini membuat masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung tanpa harus selalu datang ke kantor pertanahan.
Selain layanan digital, keberadaan PELATARAN juga dinilai sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja. Dengan adanya pelayanan di akhir pekan, masyarakat dapat mengurus kebutuhan pertanahan tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau aktivitas lainnya.
“Daripada harus mengantre di hari kerja, saya lebih memilih datang saat layanan Sabtu. Hari kerja biasanya digunakan untuk bekerja, jadi adanya PELATARAN membuat semuanya lebih fleksibel,” tuturnya.
Sinergi antara layanan digital melalui Sentuh Tanahku dan layanan tatap muka melalui PELATARAN menjadi wujud nyata transformasi pelayanan ATR/BPN yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Inovasi tersebut tidak hanya meningkatkan kemudahan akses layanan, tetapi juga memperkuat transparansi dan efisiensi dalam pengurusan administrasi pertanahan.
Angelita berharap berbagai inovasi yang telah berjalan saat ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, pelayanan yang baik adalah pelayanan yang mampu memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat.
“Menurut saya pelayanannya sudah sangat baik. Tinggal dipertahankan dan terus mengikuti perkembangan zaman. Saya benar-benar menyukai pelayanan seperti ini,” pungkasnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































