Cibubur, 2 Februari 2026 — Upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini membuahkan hasil positif di TK Islam Al Azhar 20 Cibubur. Sejumlah siswa Kelompok B berhasil mengkhatamkan bacaan Al-Qur’an 30 juz serta menyelesaikan hafalan Juz 30 sebelum menuntaskan jenjang pendidikan taman kanak-kanak.
Pencapaian tersebut mencerminkan proses pembelajaran agama yang diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan di lingkungan sekolah. Program tahfidz dan tilawah Al-Qur’an menjadi bagian dari kurikulum pembelajaran, yang dirancang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan penuh perhatian, siswa diperkenalkan pada huruf hijaiyah, bacaan Al-Qur’an, serta hafalan secara bertahap.
Kepala TK Islam Al Azhar 20 Cibubur, Musani, S.Pd., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara sekolah, guru, dan orang tua. Menurutnya, pembelajaran Al-Qur’an di sekolah tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga pada pembentukan sikap dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas semangat dan ketekunan anak-anak dalam mengikuti pembelajaran. Proses ini tidak instan, melainkan melalui pendampingan yang berkelanjutan dengan metode yang disesuaikan dengan usia mereka,” ujar Musani.
Komitmen Pendidikan Agama Sejak Dini
Sebagai lembaga pendidikan anak usia dini, TK Islam Al Azhar 20 Cibubur menempatkan pendidikan agama sebagai salah satu fondasi utama pembelajaran. Dalam praktiknya, siswa diajak mengenal Al-Qur’an melalui metode yang sederhana dan aplikatif, sehingga proses belajar dapat berlangsung secara alami dan tidak memberatkan anak.
Guru-guru berperan aktif dalam mendampingi setiap tahap perkembangan siswa, baik dalam kegiatan membaca maupun menghafal. Pendekatan yang digunakan menitikberatkan pada pembiasaan, pengulangan, serta suasana belajar yang kondusif agar anak merasa nyaman dan termotivasi.
Peran Orang Tua dalam Proses Pembelajaran
Keberhasilan siswa juga tidak terlepas dari keterlibatan orang tua di rumah. Dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam memperkuat pembiasaan yang telah dilakukan di sekolah. Beberapa orang tua secara rutin mendampingi anak saat mengulang hafalan, mendengarkan tilawah, atau membaca Al-Qur’an bersama.
Salah satu orang tua siswa, Hadi, mengungkapkan bahwa keterlibatan keluarga memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak. “Kami berusaha mendampingi anak belajar dengan suasana yang menyenangkan. Harapannya, kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat tumbuh secara alami sejak dini,” ujarnya.
Florie dan Kayla, Teladan bagi Teman Sebaya
Sorotan khusus diberikan kepada Florie dan Kayla, siswa kelas B1 Musa (Tahfidz), yang berhasil menghafal Juz 30 dan mengkhatamkan bacaan Al-Qur’an 30 juz sebelum menyelesaikan jenjang TK. Keduanya dinilai menunjukkan konsistensi dan motivasi belajar yang baik, baik di sekolah maupun di rumah.
Guru Tahfidz kelas B1 Musa, Maziah, S.Pd., menyampaikan bahwa pencapaian Florie dan Kayla merupakan hasil dari proses pembelajaran yang berkesinambungan. “Kami mendampingi anak-anak sesuai kemampuan dan ritme masing-masing. Florie dan Kayla menunjukkan semangat belajar yang stabil, sehingga proses hafalan dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar dan mencintai Al-Qur’an tanpa tekanan.
Menyiapkan Generasi Qur’ani
Pencapaian siswa TK Islam Al Azhar 20 Cibubur diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi komunitas pendidikan, khususnya dalam penguatan pendidikan agama sejak usia dini. Sekolah menilai bahwa pembiasaan nilai-nilai keislaman sejak awal akan menjadi bekal penting bagi perkembangan karakter anak di masa mendatang.
Guru Tahfidz lainnya, Siti Maryanah, S.Pd., menyampaikan harapannya agar setiap lulusan sekolah dapat tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. “Kami berharap apa yang dipelajari anak-anak di sekolah dapat menjadi bagian dari keseharian mereka,” ujarnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, TK Islam Al Azhar 20 Cibubur terus berkomitmen mengembangkan pendidikan yang seimbang antara aspek keilmuan dan nilai-nilai keislaman.
Tentang TK Islam Al Azhar 20 Cibubur
TK Islam Al Azhar 20 Cibubur berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Al Islam Bahrul Ulum (YPAIBU) dan bekerja sama dengan jaringan pendidikan YPI Al Azhar. Sekolah ini mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pendidikan berbasis iman dan takwa (imtaq) serta ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).
Dengan visi mencetak generasi muslim yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepribadian yang kuat, TK Islam Al Azhar 20 Cibubur terus berupaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































