Lamongan – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Reses Tahap I Tahun 2026 yang digelar oleh anggota DPRD Kabupaten Lamongan dari Dapil 2, Husen S.Ag., M.Pd, pada hari Senin, 16 Maret 2026. Bertempat di Dusun Mbanjaranyar, Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, puluhan warga yang terdiri dari tokoh masyarakat, petani, ibu rumah tangga, hingga pemuda antusias hadir untuk bertemu langsung dan menyampaikan aspirasinya kepada wakil rakyat yang akrab disapa Kyai Haji Husen tersebut.
Kegiatan yang berlangsung habis sholat tarawih sekitar pukul 8 malam, ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender legislatif. Reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk turun ke bawah, menyerap aspirasi, sekaligus mempertanggungjawabkan kinerjanya selama satu masa sidang kepada konstituen.
Warga Dusun Mbanjaranyar Sampaikan Beragam Aspirasi
Dalam dialog interaktif tersebut, warga memanfaatkan momen langka ini untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Beberapa isu utama yang mengemuka antara lain terkait perbaikan infrastruktur jalan lingkungan di Dusun Mbanjaranyar, kebutuhan normalisasi saluran irigasi untuk lahan pertanian, hingga kemudahan akses layanan kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak di Desa Lopang.

Husen: “Saya Datang untuk Mendengar, Bukan Hanya Berbicara”
Mendengar berbagai masukan tersebut, Husen yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Lamongan menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Dalam sambutannya, politisi yang dikenal peduli terhadap nasib Lamongan selatan ini menyatakan bahwa dirinya datang bukan hanya untuk berbicara, melainkan untuk mendengar secara langsung detak jantung kebutuhan warganya, termasuk dari pelosok dusun seperti Mbanjaranyar.
“Reses ini adalah napas demokrasi. Saya ingin memastikan bahwa suara dari Kecamatan Kembangbahu, khususnya warga Desa Lopang dan Dusun Mbanjaranyar, benar-benar terserap dan saya perjuangkan di DPRD,” tegas Husen di hadapan konstituen.
Ia juga memastikan bahwa setiap poin aspirasi yang masuk akan dicatat, diinventarisir, dan akan dibawa dalam mekanisme pembahasan kebijakan, terutama terkait perencanaan pembangunan daerah.
Kegiatan reses tahap 1 tahun 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Maret, dan akan menjangkau berbagai kecamatan di daerah pemilihan (dapil) 2 yang meliputi Sukorame, Bluluk, Modo, Ngimbang, Sambeng, Mantup, dan Kembangbahu. Masyarakat yang belum sempat hadir masih dapat bertemu dengan wakilnya di lokasi-lokasi yang telah dijadwalkan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































