Karanganyar – Sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (FH UMM) menggelar sosialisasi mengenai bahaya bullying dan pernikahan dini di SMP Negeri 1 Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, pada Senin (4/8/2025). Kegiatan ini bertujuan membekali para siswa dengan pengetahuan hukum dan wawasan sosial yang dapat membantu mereka menghindari perilaku negatif serta melindungi masa depan mereka.
Sosialisasi berlangsung di kelas 7B dengan dihadiri seluruh siswa di kelas tersebut yang tampak antusias mengikuti jalannya acara. Para mahasiswa memaparkan materi secara interaktif, dimulai dengan definisi bullying, bentuk-bentuk yang sering terjadi di lingkungan sekolah, hingga dampak seriusnya bagi korban, baik secara psikologis, sosial, maupun akademis. Siswa juga diajak berdiskusi mengenai cara mencegah dan melaporkan kasus bullying kepada pihak yang berwenang.
Selain membahas bullying, topik pernikahan dini juga menjadi sorotan utama. Para mahasiswa menjelaskan berbagai risiko yang dapat timbul apabila pernikahan dilakukan pada usia yang belum matang, seperti terganggunya pendidikan, masalah kesehatan reproduksi, hingga kerentanan terhadap kekerasan dalam rumah tangga. Penjelasan ini diperkaya dengan data hukum, termasuk ketentuan Undang-Undang Perkawinan yang mengatur batas minimal usia perkawinan di Indonesia.
Koordinator kegiatan, Bagas Ranendra, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi siswa. “Kami ingin adik-adik di SMP Negeri 1 Mojogedang memiliki pemahaman yang jelas tentang dampak bullying dan pernikahan dini, serta berani mengambil sikap untuk menolak hal-hal yang merugikan masa depan mereka,” ujarnya.
Diskusi berjalan aktif dengan banyak siswa yang berani mengajukan pertanyaan maupun berbagi pengalaman. Interaksi ini menciptakan suasana belajar yang hangat, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri pada para siswa untuk menyuarakan pendapat mereka.
Kepala SMP Negeri 1 Mojogedang, Drs. Suyanto, mengapresiasi inisiatif mahasiswa FH UMM. “Kami berterima kasih atas kepedulian mahasiswa UMM yang telah memberikan edukasi penting ini. Pengetahuan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa kami, terutama untuk membentuk karakter dan melindungi mereka dari keputusan yang salah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa FH UMM berharap para siswa tidak hanya memahami dampak negatif bullying dan pernikahan dini, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitar. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen perguruan tinggi dalam turut membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































