Pandeglang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang terus menunjukkan dampak positif, bukan hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Memasuki hari ke-16 pelaksanaan TMMD, Kamis (30/7/2026), semangat gotong royong tampak mewarnai setiap aktivitas pembangunan jalan penghubung Desa Pasirgadung dan Desa Simpangtiga, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.
Sejak pagi, personel Satgas TMMD bersama warga telah bergotong royong mengangkut batu, meratakan material, hingga mempercepat proses pengerasan jalan. Pemandangan prajurit TNI bekerja berdampingan dengan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan yang semakin kuat.
Tidak terlihat sekat antara prajurit dan warga. Semua berbaur dalam satu tujuan, yakni menghadirkan akses jalan yang lebih baik demi mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.
Di sela-sela pekerjaan, suasana penuh keakraban pun tercipta. Canda dan tawa sesekali terdengar ketika warga bersama anggota Satgas saling membantu mengangkat batu dan mendorong gerobak material. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi nilai lebih dari pelaksanaan TMMD.
Komandan SSK TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang, Kapten Inf. Masalirohman, mengatakan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya sasaran fisik, tetapi juga dari terjalinnya hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan bahwa TNI hadir untuk membantu dan menjadi bagian dari mereka. Infrastruktur yang dibangun memang penting, tetapi kebersamaan dan kepercayaan yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD adalah nilai yang jauh lebih berharga,” ujar Kapten Inf. Masalirohman.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat hingga hari ke-16 menjadi motivasi bagi seluruh personel Satgas untuk terus bekerja maksimal menyelesaikan seluruh sasaran yang telah ditetapkan.
Antusiasme warga terlihat hampir di setiap titik pekerjaan. Ada yang mengangkut batu menggunakan gerobak, mengisi material ke dalam ember, meratakan jalan, hingga menyiapkan konsumsi bagi para pekerja. Semua mengambil peran sesuai kemampuan tanpa harus diminta.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan desa akan berjalan lebih cepat apabila didukung oleh semangat gotong royong dan rasa memiliki dari seluruh elemen masyarakat.
Selain menghadirkan akses jalan yang lebih layak, TMMD Ke-129 juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat memberikan teladan tentang disiplin, kerja keras, dan semangat pengabdian yang dapat menginspirasi generasi muda.
Bagi masyarakat Desa Pasirgadung dan Desa Simpangtiga, hasil TMMD nantinya bukan hanya berupa jalan yang mempermudah aktivitas sehari-hari. Lebih dari itu, mereka memperoleh pengalaman berharga tentang arti persatuan, kepedulian, dan kebersamaan dalam membangun desa.
Memasuki hari ke-16, progres pembangunan terus berjalan sesuai target. Namun, di balik setiap batu yang tersusun dan setiap meter jalan yang dikerjakan, TMMD juga meninggalkan warisan sosial berupa tumbuhnya rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat.
Semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan TMMD diharapkan tetap terjaga, sehingga pembangunan desa tidak berhenti ketika program selesai, melainkan terus berlanjut melalui kebersamaan seluruh warga dalam mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































