Sidoarjo, 25 Juli 2026 – Upaya menciptakan pembelajaran matematika yang lebih menarik dan menyenangkan dilakukan oleh mahasiswa KKN-T Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melalui program SIPMAT (Sinau Pintar Matematika) di SDN Mindugading. Program yang ditujukan bagi siswa kelas V ini hadir sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap penguatan kemampuan numerasi sekaligus upaya membangun keberanian siswa dalam menghadapi pembelajaran matematika.
SIPMAT dikembangkan dengan mengusung konsep belajar yang interaktif dan tidak monoton. Mahasiswa KKN-T Kelompok 24 tidak hanya menyampaikan materi secara konvensional, tetapi juga mengajak siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran melalui diskusi, latihan soal, kuis, permainan edukatif, hingga kegiatan cerdas cermat. Pendekatan tersebut diterapkan agar siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih menyenangkan sekaligus memahami materi secara lebih mendalam.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pendampingan kepada siswa dengan memperkenalkan berbagai cara sederhana dalam menyelesaikan soal matematika. Penyampaian materi dilakukan secara bertahap dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan disertai contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Siswa juga diajak untuk memahami pola dan konsep dasar sebelum masuk pada tahapan pengerjaan soal, sehingga mereka dapat mengetahui alasan dari setiap langkah penyelesaian dan tidak hanya mengandalkan hafalan rumus.
Melalui metode tersebut, siswa mendapatkan kesempatan untuk mencoba menyelesaikan soal secara mandiri dengan tetap memperoleh pendampingan dari mahasiswa KKN. Ketika mengalami kesulitan, siswa diberikan arahan secara perlahan agar mampu menemukan cara penyelesaian yang tepat. Proses ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan belajar yang lebih positif, khususnya dalam menghadapi soal-soal matematika yang selama ini dianggap sulit oleh sebagian siswa.

Program SIPMAT dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Pertemuan pertama berlangsung pada 18 Juli 2026 dengan materi mengenai kelipatan dan pemfaktoran. Kegiatan dimulai dengan memberikan pemahaman mengenai konsep dasar, kemudian mahasiswa KKN mengajak siswa untuk bersama-sama mengerjakan beberapa contoh soal. Setelah memahami materi, siswa diberikan kesempatan untuk menguji pemahaman mereka melalui latihan dan kuis interaktif yang dikemas dalam suasana belajar yang menyenangkan.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Siswa tampak aktif mengikuti penjelasan, mengajukan pertanyaan, serta berusaha menjawab soal yang diberikan. Kehadiran permainan dan kuis membuat suasana pembelajaran menjadi lebih hidup. Siswa tidak hanya berperan sebagai penerima materi, tetapi juga terlibat secara langsung dalam proses belajar sehingga pembelajaran matematika terasa lebih ringan dan tidak menimbulkan tekanan.

Wali Kelas V SDN Mindugading, Ibu Winny Mutia Andhari, S.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program SIPMAT yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T Kelompok 24 UMSIDA. Menurutnya, kegiatan pendampingan tersebut dapat membantu siswa memperkuat pemahaman materi dasar matematika sekaligus mempersiapkan mereka untuk mempelajari materi selanjutnya.
“Saya merasa terbantu dengan adanya program bimbel dari kelompok KKN Mindugading ini, karena bisa memberikan dasar pembelajaran FPB dan KPK kepada anak-anak sebelum masuk materi semester 2. Selain itu, teman-teman KKN juga mampu mengondisikan siswa sehingga pembelajaran berjalan dengan kondusif,” ujar beliau.

Kegiatan SIPMAT kemudian dilanjutkan pada pertemuan kedua yang dilaksanakan pada 25 Juli 2026. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Materi diberikan dengan mengaitkan pembelajaran pada pertemuan sebelumnya sehingga siswa dapat memahami hubungan antara konsep kelipatan, faktor, KPK, dan FPB secara lebih terstruktur.
Mahasiswa KKN kembali menggunakan metode yang sederhana dan mudah diikuti oleh siswa. Setiap tahapan pengerjaan soal dijelaskan secara perlahan, kemudian siswa diajak untuk mencoba menyelesaikan soal secara langsung. Pendekatan tersebut dilakukan agar siswa terbiasa berpikir secara runtut dan sistematis ketika menghadapi permasalahan matematika.

Untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan, mahasiswa KKN-T Kelompok 24 juga mengadakan fun games dalam bentuk cerdas cermat matematika. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian yang paling menarik bagi siswa karena mereka dapat menguji kemampuan sekaligus berkompetisi secara sehat dengan teman-temannya.
Cerdas cermat matematika tidak hanya digunakan sebagai bentuk evaluasi pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan keaktifan dan keberanian siswa. Melalui kegiatan tersebut, siswa didorong untuk berani menjawab pertanyaan, bekerja sama, berpikir cepat, serta menerapkan konsep yang telah dipelajari selama kegiatan SIPMAT. Suasana kompetitif yang tetap menyenangkan membuat siswa semakin antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga akhir.

Selain kegiatan pembelajaran secara langsung, mahasiswa KKN-T Kelompok 24 UMSIDA juga memberikan modul ajar SIPMAT kepada siswa. Modul tersebut disusun sebagai bahan pendukung agar siswa tetap dapat belajar dan mengulang materi setelah kegiatan pendampingan berakhir. Di dalamnya terdapat rangkuman materi, penjelasan konsep, contoh pengerjaan soal, serta latihan yang disusun menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
Keberadaan modul ajar tersebut diharapkan dapat membantu siswa belajar secara mandiri di rumah. Siswa dapat kembali mempelajari materi yang telah disampaikan, mengingat teknik penyelesaian soal, serta mengerjakan latihan secara bertahap. Dengan demikian, manfaat program SIPMAT tidak hanya dirasakan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat dilanjutkan melalui aktivitas belajar siswa di rumah dengan dukungan orang tua.

Salah satu siswa kelas V SDN Mindugading, Azam, mengaku mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan selama mengikuti program SIPMAT. Menurutnya, penjelasan yang diberikan mahasiswa KKN membuat materi matematika lebih mudah dipahami dan membuatnya lebih percaya diri ketika mengerjakan soal.
“Belajarnya seru karena kakak-kakak KKN menjelaskan dengan pelan-pelan, jadi saya lebih paham tentang kelipatan, pemfaktoran, KPK, dan FPB. Kakak-kakak KKN juga mengajarkan cara yang lebih mudah untuk mengerjakan soal, jadi lebih gampang diingat. Sekarang kalau mengerjakan soal matematika saya jadi lebih percaya diri,” ungkap Azam.
Ketua KKN-T Kelompok 24 UMSIDA, Khoirul Anam, menyampaikan bahwa SIPMAT dirancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung proses pendidikan dasar di Desa Mindugading. Menurutnya, pembelajaran matematika perlu dikemas dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik siswa agar mereka dapat belajar tanpa merasa takut atau tertekan.

“Kami ingin menghadirkan pembelajaran matematika yang tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga bagaimana siswa merasa nyaman, berani mencoba, dan percaya diri ketika menghadapi soal matematika. Kami berusaha memberikan teknik penyelesaian yang lebih sederhana agar siswa dapat memahami dan mengingat materi dengan lebih mudah. Selain itu, kami juga membuat modul ajar yang dapat digunakan siswa sebagai acuan untuk belajar dan mengulang kembali materi di rumah. Dengan suasana belajar yang menyenangkan dan adanya bahan belajar yang dapat digunakan secara mandiri, kami berharap siswa dapat melihat matematika sebagai pelajaran yang menarik dan mudah dipelajari,” jelas Khoirul Anam.
Pelaksanaan SIPMAT menjadi bukti bahwa proses pembelajaran dapat dikembangkan melalui berbagai pendekatan kreatif yang melibatkan siswa secara aktif. Perpaduan antara penyampaian materi, pendampingan langsung, latihan, permainan edukatif, dan evaluasi melalui cerdas cermat memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi siswa. Pendekatan tersebut juga diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berhitung dan berpikir logis secara bertahap.
Lebih dari sekadar memberikan pemahaman terhadap materi matematika, program SIPMAT juga berupaya menanamkan keberanian kepada siswa untuk mencoba dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi soal yang sulit. Rasa percaya diri yang tumbuh melalui proses pembelajaran tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa, baik dalam mata pelajaran matematika maupun dalam proses pembelajaran lainnya.
Program SIPMAT merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh KKN-T Kelompok 24 UMSIDA di Desa Mindugading. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata pada bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Melalui kolaborasi dengan sekolah dan masyarakat, mahasiswa KKN-T Kelompok 24 UMSIDA berharap berbagai program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta mendukung terciptanya generasi yang lebih percaya diri, aktif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Ditulis Berdasarkan Laporan Oleh: Diah ayu rintan & Nadia Amelia Thalita
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































