JAKARTA SELATAN – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan penggunaan gigi tiruan terus dilakukan melalui kolaborasi lintas institusi dan negara. Poltekkes Kemenkes Jakarta II Jurusan Teknik Gigi bekerja sama dengan Daegu Health College, HANDALBIT Glocal Health University Alliance, dan Persatuan Teknisi Gigi Indonesia (PTGI) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan, pada 30 Juli 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Improving Knowledge of Dental Health and Use of Denture” dan menjadi salah satu bentuk kontribusi institusi pendidikan, organisasi profesi, serta mitra internasional dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan gigi dan penggunaan gigi tiruan yang tepat.
Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Kehilangan gigi tidak hanya dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk mengunyah makanan, tetapi juga dapat berdampak pada kemampuan berbicara, penampilan, kenyamanan, dan kualitas hidup. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk menggantikan gigi yang hilang adalah penggunaan gigi tiruan.
Namun, penggunaan gigi tiruan tidak cukup hanya dengan mengetahui manfaatnya. Masyarakat juga perlu memahami cara menggunakan, membersihkan, menyimpan, dan merawat gigi tiruan dengan benar. Pengetahuan yang baik diharapkan dapat membantu pengguna menjaga kebersihan rongga mulut sekaligus mempertahankan kondisi gigi tiruan agar tetap nyaman dan berfungsi dengan baik.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta pengetahuan dasar mengenai penggunaan dan perawatan gigi tiruan. Edukasi diberikan dengan pendekatan yang mudah dipahami sehingga masyarakat dapat menerapkan informasi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi Pendidikan dan Profesi
Kegiatan ini menjadi semakin bermakna karena melibatkan kolaborasi antara Poltekkes Kemenkes Jakarta II Jurusan Teknik Gigi, Daegu Health College, HANDALBIT Glocal Health University Alliance, dan PTGI.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kesehatan masyarakat dapat dilakukan melalui sinergi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan mitra internasional. Masing-masing pihak memiliki peran dalam berbagi pengetahuan, pengalaman, dan perspektif untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan gigi dan mulut masyarakat.
Keterlibatan mitra dari Korea Selatan juga memberikan dimensi internasional dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan Korea Selatan dapat menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan pendidikan dan pelayanan di bidang kesehatan gigi, khususnya yang berkaitan dengan teknik gigi dan penggunaan gigi tiruan.
Bagi Jurusan Teknik Gigi Poltekkes Kemenkes Jakarta II, kegiatan ini sekaligus menjadi wujud implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh melalui proses pendidikan di perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Mendorong Masyarakat Lebih Peduli terhadap Gigi Tiruan
Penggunaan gigi tiruan membutuhkan perhatian terhadap kebersihan dan pemeliharaan. Gigi tiruan yang tidak dirawat dengan baik dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan berpotensi memengaruhi kesehatan jaringan di dalam rongga mulut.
Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting. Masyarakat perlu memahami bahwa gigi tiruan bukan sekadar alat untuk menggantikan gigi yang hilang, tetapi merupakan bagian yang perlu dirawat secara rutin agar tetap nyaman digunakan.
Melalui kegiatan “Improving Knowledge of Dental Health and Use of Denture”, masyarakat Kelurahan Pancoran diharapkan semakin memahami pentingnya kesehatan gigi dan mulut serta memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai penggunaan dan perawatan gigi tiruan.
Kegiatan ini juga menjadi contoh bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan mitra internasional dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Tidak hanya memberikan informasi, kegiatan pengabdian masyarakat juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan hubungan yang lebih dekat antara tenaga kesehatan, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat.
Membangun Jejaring Internasional untuk Kesehatan Gigi
Kerja sama dengan Daegu Health College dan HANDALBIT Glocal Health University Alliance membuka peluang lebih luas bagi pengembangan jejaring akademik dan profesional antara Indonesia dan Korea Selatan. Kolaborasi semacam ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan teknologi kesehatan gigi.

Pengabdian masyarakat di Kelurahan Pancoran pada 30 Juli 2026 menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana pengetahuan dari dunia pendidikan dan profesi dapat diterjemahkan menjadi kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi Indonesia–Korea Selatan tersebut, peningkatan pengetahuan kesehatan gigi diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan masyarakat yang semakin memahami pentingnya kesehatan gigi, penggunaan gigi tiruan yang tepat, serta perawatan yang baik, kualitas hidup masyarakat diharapkan turut meningkat.
Dari ruang kelas hingga lingkungan masyarakat, ilmu teknik gigi hadir untuk memberikan manfaat nyata—membangun masyarakat yang lebih sadar, sehat, dan percaya diri dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Penulis: Tarsilah, AMTG., M.Kes – Prodi Teknologi Gigi Poltekkes Jakarta II
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































