Pematangsiantar, 9 September 2026 — Fakultas Pertanian Universitas Simalungun (USI) melakukan penjajakan kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematangsiantar dalam rangka pengembangan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan di bidang pertanian.
Pertemuan yang berlangsung pada Rabu, 9 September 2026, tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pemasyarakatan untuk menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, aplikatif, dan berkelanjutan.
Dari pihak Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, pertemuan dihadiri oleh Kepala Lapas (Ka.Lapas) Sangapta Surbakti, Kasi Kegiatan Kerja Holmes Rio Siregar, serta Kasubsi Sarana Kerja Debora Hutagalung. Kehadiran jajaran Lapas tersebut menunjukkan komitmen dalam mengembangkan kegiatan pembinaan kemandirian yang dapat memberikan keterampilan dan pengalaman produktif bagi warga binaan.
Sementara itu, dari Fakultas Pertanian Universitas Simalungun hadir Dekan Fakultas Pertanian USI Dr. Roeskani Sinaga, S.P., M.Si., Ketua Program Studi Kehutanan Meylida Nurrachmania, S.Hut., M.Si., serta dosen Program Studi Agroteknologi, Christin Imelda Girsang, S.TP., M.Si. dan Handayani Saragih, S.P., M.Sc.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang pengembangan kegiatan pertanian sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Fakultas Pertanian USI memiliki sumber daya akademik dan kepakaran yang dapat mendukung kegiatan melalui pelatihan, pendampingan, transfer ilmu pengetahuan dan teknologi, serta penerapan praktik pertanian yang sesuai dengan kondisi dan potensi lahan yang tersedia di lingkungan Lapas.
Sejumlah bidang kegiatan pertanian berpotensi dikembangkan dalam kerja sama tersebut, antara lain budidaya tanaman pangan, hisrroponik, hortikultura, pembibitan tanaman, perlindungan hama dan tanaman, pemupukan, pengelolaan media tanam, pemanfaatan lahan produktif, serta pengembangan kegiatan pertanian yang memiliki nilai ekonomi.
Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan keterampilan teknis kepada warga binaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, produktivitas, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Dekan Fakultas Pertanian USI, Dr. Roeskani Sinaga, S.P., M.Si., bersama tim Fakultas Pertanian menyampaikan kesiapan untuk mendukung pengembangan program sesuai dengan bidang keilmuan dan kompetensi yang dimiliki. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengabdian kepada masyarakat.
Keterlibatan Program Studi Kehutanan dan Program Studi Agroteknologi dalam penjajakan kerja sama ini membuka peluang pengembangan kegiatan yang lebih luas, dengan memadukan berbagai kompetensi di bidang pertanian, tanaman, lingkungan, dan pemanfaatan sumber daya secara produktif dan berkelanjutan.
Sementara itu, dari pihak Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, Sangapta Surbakti, Holmes Rio Siregar, dan Debora Hutagalung turut membahas kesiapan serta potensi sarana dan kegiatan kerja yang dapat dikembangkan sebagai lokasi pembinaan kemandirian warga binaan.
Melalui sinergi tersebut, kegiatan pertanian di lingkungan Lapas diharapkan dapat berkembang menjadi ruang pembelajaran sekaligus ruang produktivitas bagi warga binaan. Pendampingan dari perguruan tinggi diharapkan dapat meningkatkan kualitas kegiatan sehingga hasilnya tidak hanya memberikan manfaat selama masa pembinaan, tetapi juga memiliki nilai keberlanjutan.
Penjajakan kerja sama ini selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pembahasan mengenai bentuk kegiatan, jenis pelatihan, pemanfaatan sarana dan lahan, mekanisme pendampingan, serta kemungkinan penyusunan dokumen kerja sama antara Fakultas Pertanian Universitas Simalungun dan Lapas Kelas IIA Pematangsiantar.
Kolaborasi ini menjadi langkah positif dalam menghadirkan pertanian sebagai bagian dari proses pembinaan, pemberdayaan, dan persiapan kemandirian warga binaan untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































