Bilqist Lazuardy, atau yang akrab disapa Abil17, kembali mencuri perhatian di kancah turnamen tarkam (antar kampung) di Pandeglang, Banten. Pemuda berusia sekitar 20-an tahun ini konsisten hadir di berbagai kompetisi lokal, mulai dari sepak bola hingga voli, dan hampir selalu mampu mengantarkan timnya ke babak final bahkan meraih juara. Kehadirannya dianggap sebagai magnet yang memeriahkan setiap even olahraga rakyat di wilayah tersebut.
Sejak remaja, Abil17 dikenal sebagai pemain serba bisa yang memiliki kecepatan, ketepatan umpan, dan jiwa kepemimpinan di lapangan. Penampilannya yang enerjik dan kemampuannya membaca permainan membuatnya kerap menjadi andalan tim lawan maupun teman setim. Bukan hanya skill teknis, kepeduliannya terhadap rekan satu tim dan semangat pantang menyerah membuat ia dihormati di komunitas olahraga lokal.
Meski usianya masih muda, Balqist—maaf, Bilqist—telah menorehkan sejumlah prestasi di berbagai turnamen tarkam Pandeglang. Dalam beberapa even terakhir, ia tercatat hadir dalam tim yang berlaga di final kompetisi sepak bola desa dan turnamen voli antar-kampung, dengan torehan juara yang konsisten. Keberhasilannya ini tak lepas dari latihan rutin dan dedikasi yang tinggi meskipun kegiatan tersebut kerap dilakukan di sela-sela kesibukan akademik.
Di luar lapangan, Bilqist merupakan pelajar SMA yang kini tengah melanjutkan studi di jurusan Administrasi Negara, semester 3. Kombinasi antara pendidikan formal dan kecintaan pada olahraga komunitas membuatnya menjadi contoh positif bagi generasi muda di Pandeglang. Teman-teman dan warga setempat menilai Bilqist mampu menyeimbangkan antara studi dan hobi tanpa mengorbankan salah satunya.
Para penyelenggara turnamen lokal mengapresiasi kehadiran pemain seperti Bilqist. Menurut beberapa panitia, sosoknya membantu meningkatkan antusiasme penonton dan kualitas pertandingan. “Dia selalu hadir dan bermain habis-habisan. Penonton datang bukan hanya untuk timnya, tapi juga untuk melihat aksi Bilqist,” ujar salah seorang panitia yang enggan disebutkan namanya.
Keberadaan Bilqist di turnamen tarkam juga berdampak pada regenerasi atlet lokal. Anak-anak muda di kampung mulai meniru gaya bermain dan etos latihannya. Beberapa pelatih lokal mengaku bahwa kehadiran pemain berpengalaman di level kampung seperti Bilqist memicu peningkatan kualitas latihan dan persaingan sehat antar-tim.
Meski sudah meraih banyak prestasi di level lokal, Bilqist tampak tetap rendah hati dan fokus mengasah diri. Ia menyatakan keinginannya untuk terus berkembang dan, jika ada kesempatan, mencoba jenjang kompetisi yang lebih tinggi. Dukungan keluarga dan komunitas menjadi modal penting baginya untuk melangkah ke tingkat lebih profesional di masa depan.
Dengan rekam jejak yang konsisten dan dukungan kuat dari masyarakat Pandeglang, nama Bilqist Lazuardy diprediksi akan terus menjadi sorotan di setiap turnamen tarkam. Bagi banyak orang di sana, ia bukan sekadar pemain—melainkan simbol semangat komunitas dan contoh bahwa talenta lokal mampu bersinar lewat kompetisi sederhana di kampung.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































