Batang, Jawa Tengah – Mahasiswa Program Studi Agribisnis Kampus Batang Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan praktikum Pertanian Organik di Desa Bismo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, pada 12 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, petani kopi, dan Ketua KUPS Nandita Sosial Sejahtera Desa Bismo. Praktikum bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami pengelolaan pertanian organik serta pengembangan usaha berbasis kopi yang menjadi komoditas unggulan desa.

Kegiatan dilakukan melalui kunjungan lapangan ke perkebunan kopi, pengamatan proses budidaya, serta diskusi bersama petani dan kelompok tani mengenai pengelolaan kopi di Desa Bismo. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mempelajari praktik pertanian yang diterapkan masyarakat sekaligus memahami potensi ekonomi yang dimiliki komoditas kopi lokal.
Desa Bismo merupakan salah satu daerah yang memiliki sejarah panjang sebagai kawasan perkebunan peninggalan masa kolonial Belanda. Wilayah ini dikenal sebagai penghasil teh dan kopi yang hingga kini masih menjadi identitas masyarakat setempat. Kopi khas Bismo terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai salah satu produk unggulan desa.

Selain mempelajari aspek budidaya kopi, mahasiswa juga melihat secara langsung upaya pemberdayaan perempuan yang dilakukan melalui kelompok tani. Para ibu-ibu di Desa Bismo berperan aktif dalam mengolah hasil kopi menjadi berbagai produk UMKM yang memiliki nilai tambah dan menjadi ciri khas desa.
“Kami berupaya melibatkan ibu-ibu dalam pengolahan kopi agar tidak hanya bergantung pada penjualan hasil panen. Dengan adanya produk UMKM berbahan dasar kopi khas Bismo, masyarakat memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Ibu Sumini, Ketua KUPS Nandita Sosial Sejahtera.
“Bagi mahasiswa Agribisnis UNDIP, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memahami secara langsung hubungan antara sektor pertanian, pengembangan UMKM, dan pemberdayaan masyarakat. Pengalaman di lapangan memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Aisyah Dila Riski Wulandari, Mahasiswa Agribisnis.
Melalui kegiatan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memahami pentingnya kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Ke depan, potensi kopi khas Bismo dan produk UMKM yang dihasilkan diharapkan semakin berkembang serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bismo.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































