BINJAI – Puisi “Sahabat Alamku” karya Ayumi Tasyah terinspirasi dari keindahan alam yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti langit biru, bunga-bunga, pepohonan, dan suara burung di pagi hari. Keindahan tersebut menghadirkan rasa senang, damai, dan syukur yang kemudian dituangkan ke dalam bentuk puisi anak.
Puisi ini lahir dari kepedulian terhadap lingkungan yang saat ini perlu dijaga bersama. Alam dimaknai sebagai rumah bagi semua makhluk hidup yang harus dirawat agar tetap bersih, hijau, dan indah.
Melalui gambaran sederhana tentang membuang sampah pada tempatnya, menyiram tanaman, dan menanam pohon, penulis ingin menanamkan rasa cinta lingkungan sejak usia dini.

Sahabat Alamku
– Karya: Ayumi Tasyah –
Pagi datang tersenyum terang
Burung kecil bernyanyi riang
Embun bening di ujung daun
Membuat hati senang bertahun
Langit biru luas sekali
Awan putih berlari-lari
Gunung hijau berdiri gagah
Sawah menari tampak indah
Aku suka taman berbunga
Harum melati menyapa juga
Kupu-kupu terbang perlahan
Hinggap manis di dahan-dahan
Alam ini rumah bersama
Tempat hidup setiap makhluknya
Karena itu harus dijaga
Agar indah sepanjang masa
Aku membuang sampah pada tempatnya
Menyiram bunga setiap harinya
Menanam pohon di halaman rumah
Supaya bumi tetap ramah
Jika alam selalu dirawat
Sungai bersih udara sehat
Dunia pun jadi lebih ceria
Untuk kita semua bahagia
Makna Puisi “Sahabat Alamku”
Puisi “Sahabat Alamku” menggambarkan keindahan alam yang hadir di sekitar kehidupan anak-anak, seperti langit biru, gunung hijau, bunga, kupu-kupu, dan udara yang segar. Keindahan tersebut menumbuhkan rasa senang, kagum, dan cinta terhadap lingkungan.
Melalui puisi ini, penulis ingin mengajak pembaca, khususnya anak-anak, untuk menjaga dan merawat alam sejak dini. Sikap sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menyiram tanaman, dan menanam pohon merupakan bentuk kepedulian yang dapat dilakukan setiap hari.
Puisi ini juga mengandung pesan bahwa alam adalah rumah bersama yang harus dijaga agar tetap bersih, sehat, dan indah untuk semua makhluk hidup. Dengan bahasa yang ringan dan sederhana, puisi ini diharapkan dapat diterima oleh berbagai kalangan usia serta menumbuhkan kesadaran mencintai lingkungan.
Identitas Penulis:
Ayumi Tasyah adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Ia memiliki minat dalam bidang sastra anak, khususnya penulisan puisi yang menggunakan bahasa sederhana, hangat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak.
Melalui karya-karyanya, Ayumi Tasyah berupaya menghadirkan pesan pendidikan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap alam dengan gaya bahasa yang mudah dipahami oleh semua kalangan usia. Puisi “Sahabat Alamku” merupakan salah satu bentuk ekspresi kreatifnya dalam menanamkan nilai menjaga lingkungan sejak usia dini.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































