Bantul (MTsN 9 Bantul)— Dalam rangka menyambut semester baru, Mohammad Fadli Hidayat, guru Bahasa Arab MTsN 9 Bantul melaksanakan kegiatan refleksi pembelajaran pada Senin (05/01/2026) di kelas VIII D. Refleksi ini sebagai bentuk evaluasi terhadap proses belajar mengajar pada semester sebelumnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberhasilan, kendala, serta peluang perbaikan agar pembelajaran ke depan dapat berjalan lebih efektif dan bermakna bagi siswa. Hasil refleksi tersebut juga digunakan sebagai bahan penyusunan strategi, metode, dan media pembelajaran yang lebih variatif, kontekstual, serta sesuai dengan karakteristik peserta didik di MTsN 9 Bantul.
Fadli menyampaikan bahwa refleksi ini penting untuk menjaga kualitas pembelajaran.
“Refleksi ini membantu kami melihat kembali proses yang telah berjalan, sehingga ke depan kami bisa merancang pembelajaran yang lebih menarik, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa,” ujarnya.
Salah satu siswa kelas VIII D MTsN 9 Bantul, Nada Aulia, menyambut baik upaya refleksi pembelajaran yang dilakukan guru.
“Menurut saya, kalau guru melakukan refleksi seperti ini, pembelajaran ke depan bisa jadi lebih enak, lebih jelas, dan lebih mudah dipahami. Kami juga jadi merasa diperhatikan karena pendapat siswa ikut dipertimbangkan,” tuturnya. (fdl)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































