Yogyakarta – Pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) tahun pelajaran 2025/2026 di MAN 1 Yogyakarta telah dimulai pada Senin, (2/3/2026) dan akan berlangsung selama 10 hari termasuk 2 hari terakhir untuk ujian susulan, yang akan berakhir pada Jumat (13/3/2026). Pelaksanaan Ujian Madrasah ini merupakan momen penting bagi murid madrasah di seluruh Indonesia. UM bukan hanya sekadar ujian biasa, tapi merupakan penilaian komprehensif untuk mengukur pencapaian hasil belajar murid selama ini.
Menurut Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Madrasah, UM bertujuan untuk menilai capaian hasil belajar peserta didik pada seluruh mata pelajaran yang diajarkan di kelas akhir. UM juga berfungsi sebagai salah satu persyaratan penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan madrasah.
Ujian Madrasah memiliki makna yang sangat penting bagi masa depan murid. Hasil UM akan menjadi indikator kemampuan dan prestasi murid, yang dapat mempengaruhi keputusan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, UM juga dapat membantu murid untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan mereka, sehingga mereka dapat memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan mereka.

Ujian Madrasah memiliki kaitan yang sangat erat dengan masa depan murid. Hasil UM dapat mempengaruhi keputusan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, seperti perguruan tinggi. Selain itu, UM juga dapat membantu murid untuk mengetahui kemampuan dan minat mereka, sehingga mereka dapat memilih jurusan atau karier yang tepat.
Pelaksanaan Ujian Madrasahh kali ini dimulai dari pukul 08.08-10.05 untukk sesi pertama, selanjutnya pukul 10.20-11.50 untuk sesi kedua. Tiga puluh mata pelajaran diujikan pada Ujian Madrasah kali ini. Sedangkan untuk mata pelajaran Penjaskesor, Seni Budaya, Prakarya, Riset, dan Tahfidz penilaian berdasarkan hasil ujian praktik, karya, portofolioo, dan rekam nilai semester 1 s.d. 5.
Salah satu murid kelas XII PK 2 yaitu Tafaka Arwa Zahidah menyampaikan kesiapannya menghadapi Ujian Madrasah ini. “Pra Ujian Madrasah, saya memulai belajar dengan mengingat lagi materi-materi semester 1. Dengan membaca ulang catatan dan mencoba latihan soal yang sudah diberikan oleh guru pengampu mapel. Karena ujian madrasah diadakan pada saat bulan Ramadan tentunya ada tantangan tersendiri bagi saya, yaitu bagaimana cara membagi jadwal belajar dengan rutinitas kegiatan yang lain mengingat juga sebentar lagi akan dilaksanakan SNBT sehingga porsi belajar harus dibagi dengan seimbang.
Hari pertama ujian madrasah dimulai dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Akidah Akhlak. Tentunya ada perasaan takut, gugup, dan khawatir. Tapi mau tidak mau harus dipatahkan dan dihadapi. Mencoba tenang saat mengerjakan soal dan mengingat setiap materi yang sudah diusahakan. Dengan segala usaha yang cukup, energi, dan doa, akhirnya saya bisa menjawab serta menyelesaikan soal dengan penuh tanggung jawab dan percaya diri. Harapan saya semoga setiap hasil dari ujian madrasah ini baik dan bisa bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun sesama.”
Kepala MAN 1 Yogyakarta, H. Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapannya pada pelaksanaan Ujian Madrasah tahun ini. “ Sebagai salah satu penentu kelulusan, Ujian Madrasah merupakan momentum yang sangat penting bagi murid-murid kelas XII. Seperti kita ketahui bahwa hasil dari Ujian Madrasah ini akan menjadi penentu masa depan para murid selepas dari bangku madrasah aliyah ini. Kami sangat berharap, seluruh murid dapat mengikuti dan mengerjakan soal ujian dengan sungguh-sungguh, mengingat pelaksanaan Ujian Madrasah ini pada bulan Ramadan, tentunya murid-murid harus lebih dapat mengatur waktu belajar dan waktu beribadahnya. Semoga mereka mendapatkan hasil terbaik pada Ujian Madrasah ini.” (wk)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































