Bantul (MAN 4 Bantul) – Aula MAN 4 Bantul pada Jumat (27/02/2026) berubah menjadi pusat kendali. Bukan untuk gladi seni atau seremoni, melainkan koordinasi teknis pelaksanaan Ujian Madrasah yang akan digelar mulai Senin mendatang. Detaknya terasa jelas, seperti jam besar yang sedang menghitung mundur.
Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Rusli Farida, memaparkan secara rinci skema pelaksanaan ujian. Mulai dari teknis distribusi soal, pembagian pengawas, penandatanganan pakta integritas, hingga persiapan ruang ujian yang harus steril, tertib, dan representatif.
Dalam pemaparannya, Rusli Farida menekankan bahwa ujian bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum menjaga marwah akademik madrasah. “Pakta integritas bukan hanya tanda tangan di atas kertas, tetapi komitmen moral kita bersama untuk menjaga kejujuran dan profesionalitas,” tegasnya di hadapan guru dan panitia.
Ia juga menyoroti pentingnya detail teknis yang sering dianggap sepele, seperti penataan tempat duduk, kelengkapan administrasi ruang, hingga kesiapan berita acara. “Persiapan ruang ujian harus benar benar matang. Lingkungan yang tertib akan membantu siswa lebih fokus dan tenang saat mengerjakan soal,” ujarnya.
Koordinasi tersebut berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab dan penegasan tugas masing masing panitia. Semua lini dirapikan agar tidak ada celah kekeliruan saat hari H tiba.
Dari aula itu, bukan hanya jadwal yang disusun, tetapi juga komitmen yang diperkuat. MAN 4 Bantul menatap Senin dengan kesiapan yang terukur. Ujian Madrasah pun diposisikan bukan sekadar evaluasi hasil belajar, melainkan panggung integritas yang dijaga bersama. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































