Kediri (15/3). DPD KNPI Kota Kediri menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim di Kota Kediri. Kegiatan yang diikuti 30 anak yatim serta pengurus berbagai organisasi kepemudaan (OKP) tersebut berlangsung di kantor KNPI Kota Kediri, pada Minggu (15/3).
Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antarorganisasi kepemudaan sekaligus mendorong pemuda untuk menghadirkan aksi sosial di tengah masyarakat. Para peserta mengikuti rangkaian acara mulai dari doa bersama, tausiyah, hingga penyerahan santunan sebelum berbuka puasa.
Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Munjidul Ibad menegaskan bahwa pemuda harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pemuda itu tidak hanya soal pergerakan pemikiran, tapi juga aksi nyata. Hari ini kita tunjukkan lewat tali asih kepada anak yatim,” ujarnya dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, kegiatan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial pemuda kepada masyarakat. Selain mempererat kebersamaan antaranggota organisasi kepemudaan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi di kalangan generasi muda.
Suasana kebersamaan terlihat ketika para pengurus KNPI dan anggota OKP duduk bersama anak-anak yatim sambil berbincang santai menunggu azan Magrib. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antarorganisasi pemuda di Kota Kediri.
Ketua pelaksana kegiatan yang juga menjabat sebagai Sekretaris LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno menjelaskan bahwa santunan yang diberikan kepada anak yatim berasal dari donasi para pengurus KNPI Kota Kediri.
“Kami mentasarufkan hasil donasi dari pengurus KNPI Kota Kediri kepada sekitar 30 anak yatim piatu. Kami berharap anak-anak yatim dapat merasakan kebersamaan dan kebahagiaan di bulan Ramadan ini,” ujarnya.
Selain kegiatan sosial, Munjidul Ibad juga menyampaikan rencana pembenahan manajemen organisasi, khususnya terkait pencairan anggaran bagi organisasi kepemudaan. Ia mengakui pengalaman pada tahun 2025 menjadi bahan evaluasi karena pencairan bantuan organisasi baru terealisasi menjelang akhir tahun.
Karena itu, KNPI Kota Kediri menargetkan percepatan pencairan anggaran pada 2026 agar program kerja organisasi kepemudaan dapat berjalan lebih efektif. Ia juga mengimbau seluruh OKP untuk mulai menyiapkan proposal kegiatan setelah masa libur Lebaran sehingga proses administrasi dapat dipercepat.
Dalam kesempatan tersebut, Ibad juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperluas jejaring antarorganisasi pemuda.
“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, perbanyaklah silaturahmi. Dengan banyak relasi, peluang kerja dan kolaborasi akan terbuka lebar,” jelasnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Daerah melalui Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Kediri, Aries Ahmad Chudori. Ia menilai kegiatan santunan tersebut menjadi bukti kolaborasi positif antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam membangun kepedulian sosial di masyarakat.
“Sejak tahun 2022 saya di Bidang Kepemudaan, santunan ini rutin kami laksanakan setiap tahun. Harapannya, pada tahun 2026 jumlah atau sasaran santunan bisa terus ditambah dan ditingkatkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, KNPI Kota Kediri berharap semangat kepedulian sosial di kalangan pemuda dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian bersama.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































