Jakarta (28/4). Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII menunjukkan langkah konkret dalam mendukung pembangunan nasional pasca-Munas dengan mengusulkan delapan desa binaan tematik kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT).
Usulan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, saat beraudiensi dengan Mendes PDT, Yandri Susanto, di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Senin (27/4). Langkah ini merupakan tindak lanjut atas permintaan Menteri Yandri saat menghadiri Silaturahim Syawal LDII di Banten pekan lalu.
Ketua Umum DPP LDII menjelaskan bahwa delapan desa binaan tematik tersebut tersebar di wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, hingga Sulawesi. Penentuan desa-desa ini telah melalui proses komunikasi intensif dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan kepala desa setempat guna memetakan potensi lokal serta profil para penggeraknya.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pengurus daerah dan kepala desa masing-masing. Begitu amanah pembinaan ini diberikan, LDII siap bergerak cepat melakukan implementasi di lapangan,” tegas Dody Taufiq Wijaya.
Mendes PDT, Yandri Susanto, menyambut hangat usulan tersebut dan menyebut LDII sebagai mitra strategis yang memiliki komitmen tinggi. Menteri Yandri langsung menginstruksikan penyusunan peta jalan (roadmap) bersama untuk mengelola desa binaan tersebut secara profesional.
“Saya menyaksikan langsung komitmen LDII di berbagai aspek, mulai dari ketahanan pangan—seperti pengembangan sorgum—hingga bela negara dan peningkatan SDM. Saya meminta LDII segera membuat peta jalan agar desa-desa ini bisa dikelola bersama Kemendes guna menciptakan kemandirian desa secara nyata,” ungkap Menteri Yandri.
Respons DPD LDII Kota Kediri
Menanggapi program strategis di tingkat pusat tersebut, Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, menyatakan kesiapannya untuk menyelaraskan program kerja di tingkat daerah. Menurutnya, konsep desa binaan tematik sangat relevan dengan semangat kemandirian yang selama ini dibangun LDII di Kota Kediri.
“Kami di daerah sangat antusias dengan usulan delapan desa binaan tematik ini. Prestasi dan kepercayaan yang diraih DPP LDII di tingkat kementerian menjadi motivasi bagi kami di Kota Kediri untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Fokus Kemendes pada ketahanan pangan dan SDM sangat sejalan dengan pengabdian LDII, di mana kami juga terus mendorong warga untuk produktif dan mandiri secara ekonomi di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan akses informasi yang disoroti oleh Menteri Yandri harus menjadi perhatian bersama. “Meskipun di Kota Kediri akses teknologi sudah sangat baik, semangat membangun dari pinggiran atau desa harus tetap kita dukung agar pemerataan kesejahteraan bisa dirasakan oleh seluruh warga bangsa,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut juga menegaskan implementasi nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati sebelumnya, sekaligus menjadi upaya kolektif dalam mengatasi masalah blank spot telekomunikasi di ribuan desa demi mewujudkan desa yang maju dan sejahtera.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































