Berastagi, Sumatera Utara — Di usia 21 tahun, Richad Osfaldo menorehkan jejak di dunia digital yang lebih dari sekadar hobi. Mahasiswa semester 6 asal Berastagi ini aktif mengembangkan berbagai proyek teknologi — mulai dari pembuatan website top up, pembuatan bot untuk WhatsApp dan Telegram sesuai kebutuhan klien, hingga desain dan editing video. Kemampuan teknisnya meluas ke pengembangan sistem pembayaran digital, menjadikan Richad sosok serba bisa di ranah teknologi informasi.
Penggunaan AI untuk produktivitas
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) turut mempercepat proses belajar dan pengembangan proyek-proyek Richad. Alih-alih memakai AI untuk hal-hal ringan seperti membuat caption galau atau mengubah foto menjadi gaya anime, Richad memanfaatkan teknologi tersebut untuk tugas-tugas teknis: menulis kode bot, mencari dan memperbaiki bug tengah malam, serta mengotomatiskan alur kerja yang meningkatkan efisiensi proyek. Menurutnya, pendekatan ini sedikit lebih berguna bagi peradaban karena menghasilkan produk digital yang bermanfaat secara praktis.
Magang di Dinas Komunikasi dan Informatika
Saat ini Richad menjalani program magang di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara. Kesempatan magang ini dimanfaatkan untuk menambah pengalaman profesional di bidang teknologi dan komunikasi digital, memperluas jejaring, serta menerapkan keterampilan teknis pada proyek pemerintahan dan layanan publik. Pengalaman lapangan ini dianggapnya penting untuk memperkuat portofolio dan kesiapan karier setelah lulus.
Berbagi keterampilan kepada teman sejawat
Selain fokus pada proyek sendiri, Richad juga kerap membantu rekan-rekannya di lingkungan kampus. Ia sering ditugaskan membuat materi presentasi, desain, dan mengedit video untuk tugas atau kegiatan organisasi mahasiswa. Aktivitas ini menunjukkan sikap kolaboratif dan keinginan untuk membangun komunitas pembelajar yang saling mendukung.
Semangat belajar dan inovasi
Dengan semangat belajar yang tinggi dan keberanian mencoba hal baru, Richad berharap terus mengembangkan kemampuan teknisnya serta menciptakan lebih banyak proyek digital di masa depan. Keinginannya tidak hanya meningkatkan kapasitas pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui solusi digital yang relevan bagi masyarakat.
Richad Osfaldo adalah contoh generasi muda yang memanfaatkan teknologi dan AI secara produktif untuk mengembangkan keterampilan teknis sekaligus membantu orang lain. Dari Berastagi ke lingkungan pemerintahan provinsi, perjalanan magang dan proyek-proyeknya menunjukkan bahwa kreativitas dan kerja keras dapat membuka peluang nyata di era digital.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































