Malang, 01 Juni 2026 – Mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang telah melaksanakan kegiatan Asistensi Mengajar di MTsN 2 Malang selama kurun waktu 09 Februari hingga 22 Mei 2026. Kurun waktu yang cukup singkat bagi mahasiswa untuk dapat menerapkan pengetahuan dan pemahamannya selama kuliah kepada siswa-siswi di MTsN 2 Malang, terlebih lagi pekan belajar yang efektif bagi Bimbingan dan Konseling dimulai pada 23 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa yang berperan aktif dalam mendampingi guru Bimbingan dan Konseling dalam proses pemberian layanan kepada kelas VIII dengan mengusung program kesejahteraan psikologis dan penciptaan lingkungan belajar yang aman. Pada pelaksanaannya, mahasiswa diberikan tanggungjawab sebagai pengajar utama pada beberapa kelas yang berperan dalam memberikan materi yang dikemas pada layanan klasikal, membantu tercapainya kesejahteraan psikologis siswa melalui layanan konseling, dan membantu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa melalui seminar anti bullying. Kegiatan yang diintegrasikan dalam ekosistem sekolah ini dirancang untuk menyentuh berbagai asepk perkembangan siswa, mulai dari ranah pribadi-sosial, belajar, hingga karier.
Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan layanan klasikal pada beberapa kelas VIII. Layanan klasikal yang diberikan kepada siswa disesuaikan dengan kebutuhan yang berdasar pada Daftar Cek Masalah. Layanan klasikal menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengamati secara langsung bagaimana dinamika dan kenyamanan siswa selama belajar di kelas. Pengamatan tersebut membuahkan hasil, ketika mahasiswa mendapati siswa yang terlihat kurang nyaman ketika belajar di kelas dengan sikapnya yang cenderung diam, sering menunduk, dan terlihat murung. Pengamatan tersebut ditindaklanjuti dengan dilaksanakannya layanan konseling individu guna membantu siswa memenuhi kebutuhan dan mencapai kesejahteraan psikologisnya sesuai dengan SDGs 3 (Good Health and Well-being). Memahami pada kenyataannya, beberapa siswa masih awam dengan layanan konseling yang tersedia di MTsN 2 Malang, sehingga kehadiran mahasiswa dalam melaksanakan Asistensi Mengajar dirasa dapat membantu menarik minat siswa untuk datang melakukan konseling.

Kegiatan Bimbingan dan Konseling di MTsN 2 Malang tentu memanfaatkan berbagai media pembelajaran baik berupa fisik maupun digital yang dikemas dalam layanan klasikal dan bimbingan kelompok. Pemanfaatan media ini terbukti efektif dalam mendorong antusias dan keterlibatan siswa dalam mengikuti kegiatan. Seperti contoh pada penggunaan media flashcard dan PowerPoint interaktif mampu membangkitkan perhatian dan rasa penasaran siswa dalam mengikuti kegiatan. Penggunaan kedua media tersebut dilaksanakan pada bimbingan kelompok yang mengusung tema mengekspresikan diri secara sehat melalui self-disclosure. Pada signifikansinya, tema yang diusung pada bimbingan kelompok berfokus pada kesejahteraan psikologis siswa yang dikemas pada pemanfaatan media yang interaktif. Hal tersebut menjadi salah satu upaya dalam berinovasi dan meningkatkan kualitas Pendidikan di MTsN 2 Malang sesuai dengan SDGs 4 (Quality Education). Memahami pada kenyataannya, beberapa siswa belum merasakan layanan Bimbingan dan Konseling diluar layanan klasikal serta pemanfaatan media yang interaktif dalam mengikuti kegiatan.
Alih-alih berfokus pada layanan Bimbingan dan Konseling secara klasikal, komitmen mahasiswa dalam mewujudkan SDGs 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) juga dibuktikan melalui penyelenggaraan program psikoedukasi massal berbentuk seminar siswa. Mahasiswa berkolaborasi dengan OSIS dalam membangun lingkungan Pendidikan yang aman, damai, inklusif, dan bebas dari segala bentuk narkoba dan perundungan. Seminar dilaksanakan dalam dua tema yang mengusung anti narkoba dan anti bullying. Tema anti bullying dirancang khusus oleh mahasiswa sebagai bagian dari program selama Asistensi Mengajar. Psikoedukasi yang diberikan melalui tema tersebut menjadi bekal bagi siswa dalam memperoleh pemahaman secara mendalam mengenai aturan berperilaku yang sehat, menghormati hak teman sebagai sesama warga sekolah, serta pentingnya saling menjaga, menghargai, dan menekan perilaku bullying yang menyimpang. Menyadari masih maraknya perilaku bullying antar siswa, signifikansi kegiatan ini adalah terciptanya lingkungan sosial yang positif di kalangan siswa dengan meminimalisir potensi perilaku menyimpang di sekolah dan menjamin kesemua warga sekolah untuk belajar dengan aman dan nyaman.
Keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan Bimbingan dan Konseling di MTsN 2 Malang didasarkan pada implementasi SDGs 17 (Partnership for the Goals) melalui penguatan kemitraan antara guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, siswa sebagai penerima manfaat langsung, seluruh pihak sekolah, serta mahasiswa Asistensi Mengajar. Kolaborasi berbagai pihak ini menjadi bukti konkret komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas ekosistem Pendidikan di MTsN 2 Malang. Sinergi yang harmonis ini memastikan bahwa setiap program Bimbingan dan Konseling yang dirancang sedemikian rupa dapat terlaksana dengan baik, terukur, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi seluruh civitas akademika MTsN 2 Malang.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































