SURABAYA – Kelompok 10 mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur sukses menggelar aksi nyata berupa pengabdian masyarakat dan sosialisasi moderasi beragama di kawasan Alun-Alun Kota Surabaya. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 4 Juni 2026 ini mengusung tema besar yaitu “Penanaman Nilai Moderasi Beragama melalui Edukasi Islam sebagai Agama Kasih Sayang dan Sumber Kebahagiaan melalui Media Sosial”.
Aksi inspiratif ini diinisiasi oleh lima mahasiswa UPN “Veteran” Jatim, yakni Alsenvio Akbar Krisnayana, Akmal Arga Syahputra, Sayyidah Afifatuz Zahro, Safira Wahyu Rosiana, dan Alexandria Nadia Talitha Nadira, di bawah bimbingan langsung dosen pengampu Imroatul Ajizah, S.Pd., M.Pd.. Proyek ini dirancang sebagai bentuk pemenuhan tugas akhir mata kuliah Agama Islam sekaligus sarana refleksi nilai toleransi di tengah masyarakat majemuk.
Tim mahasiswa memilih Alun-Alun Surabaya sebagai lokasi kegiatan karena posisinya sebagai ruang publik strategis yang ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, mahasiswa, hingga orang tua. Melalui pendekatan ini, mereka berusaha mengubah pandangan umum bahwa pendidikan agama terkadang disampaikan secara kaku atau berorientasi pada larangan saja. Sebaliknya, mereka hadir untuk memperkenalkan wajah Islam yang ramah, damai, penuh kasih sayang (Rahmatan lil ‘Alamin), serta menjadi sumber ketenangan hidup.
Metode pelaksanaan sosialisasi ini dikemas secara santai dan interaktif. Tim mahasiswa melakukan street interview atau wawancara lapangan secara langsung kepada pengunjung yang ditemui secara acak. Pertanyaan yang diajukan pun cukup sederhana, seperti pandangan masyarakat terhadap esensi agama serta bagaimana menerapkan sikap toleransi dalam keseharian. Guna mendukung penyampaian pesan, mereka juga menggunakan media peraga visual berupa poster menarik dan flash card edukatif.
Untuk meningkatkan antusiasme para responden yang dicari, tim juga mengadakan kuis tanya jawab interaktif yang seru. Pengunjung yang berpartisipasi dan berhasil menjawab tantangan berkesempatan mendapatkan reward langsung berupa jajanan atau uang tunai. Seluruh interaksi hangat dan keseruan edukasi lapangan ini didokumentasikan dengan tetap mengutamakan kenyamanan para responden.
Menariknya, dampak dari pengabdian masyarakat ini tidak hanya berhenti di lokasi fisik saja. Pada tahap pasca-produksi, seluruh hasil rekaman wawancara dan dokumentasi lapangan akan disunting secara dinamis menjadi video konten kreatif. Konten edukasi moderasi beragama ini nantinya akan diunggah ke platform media sosial populer seperti Instagram dan TikTok. Langkah digital ini diambil demi memperluas jangkauan pesan keagamaan yang damai, khususnya untuk mengedukasi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang toleran, santun, dan moderat—baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam berinteraksi di dunia maya.
Melalui program pengabdian berbasis edukasi digital ini, Kelompok 10 UPN Veteran Jatim berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun suasana kehidupan bermasyarakat yang harmonis, saling menghargai, serta bebas dari penyebaran paham radikal dan eksklusif di era digital.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































