Yogyakarta — MAN 1 Yogyakarta menggelar kegiatan Penguatan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Madrasah (RAPBM) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Royal Brongto Hotel Yogyakarta, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis madrasah untuk memastikan setiap program kerja direncanakan secara tepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya pencermatan terhadap laporan dan dokumen anggaran yang akan menjadi acuan pelaksanaan program madrasah selama satu tahun pelajaran.
“Kita akan mencermati laporan-laporan yang akan menjadi acuan kita. Pada tahun 2026, pertanggungjawaban dana komite akan dibuat seperti pertanggungjawaban dana BOS. Kita harus menyiapkan akuntabilitas dan transparansi penggunaan keuangan madrasah,” ungkap Edi.
Ia menambahkan, pengelolaan dana komite saat ini membutuhkan perhatian yang lebih serius. Hal tersebut seiring dengan semakin luasnya cakupan pemeriksaan lembaga negara terhadap pengelolaan keuangan pada satuan pendidikan.
“BPK dan BPKP sudah mulai menyentuh ranah komite. Karena itu, setiap perencanaan dan penggunaan anggaran harus didukung dokumen yang jelas, terukur, serta sesuai dengan ketentuan,” tambahnya.

Rapat dipandu oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kehumasan MAN 1 Yogyakarta, Apriyata Dzikri R., S.Pd. Sementara itu, Kepala Tata Usaha MAN 1 Yogyakarta, Isti Wahyuni, S.E., M.M., menyampaikan materi mengenai Term of Reference atau kerangka acuan kerja sebagai dasar penyusunan program dan anggaran masing-masing bidang.
Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok untuk mencermati Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Pencermatan dilakukan pada bidang Kurikulum, Kehumasan, Kesiswaan, Sarana dan Prasarana, Penjaminan Mutu, Kelas Internasional, Kepesantrenan dan Keagamaan, serta Tata Usaha.
Kegiatan diikuti oleh Kepala Tata Usaha, para wakil Kepala Madrasah, Kepala Unit Keagamaan dan Kepesantrenan, Kepala Unit Kelas Internasional, Kepala Unit Penjaminan Mutu, staf wakil kepala madrasah, tim keagamaan, bendahara, pranata komputer, arsiparis, serta bendahara komite MAN 1 Yogyakarta.
Melalui kegiatan tersebut, setiap bidang diharapkan dapat menyusun program berdasarkan kebutuhan prioritas, indikator keberhasilan, waktu pelaksanaan, dan penggunaan anggaran yang rasional. Penguatan RAPBM juga diarahkan untuk membangun kesamaan pemahaman antarpengelola program sehingga pelaksanaan kegiatan madrasah dapat berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. (dee)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































