SURABAYA – LAZIS Nurul Falah mengambil langkah taktis untuk mengamankan hak pendidikan anak usia dini dari ancaman putus sekolah akibat kendala finansial. Melalui aksi respons cepat yang dikonfirmasi setelah peninjauan lapangan pada Jumat, 21 Juni 2026, lembaga ini menyalurkan bantuan dana taktis pendidikan bagi salah satu santri prasejahtera di TK TAAM (Taman Asuh Anak Muslim) Ananda, Jl. Darmokali, Surabaya.
Program jaminan pendidikan ini direalisasikan melalui skema beasiswa penuh serta pelunasan akumulasi tunggakan SPP senilai Rp4.200.000,- untuk Muhammad Nafi’ Al-Fatih, santri yang kini duduk di kelas TK-B. Langkah ini menjadi instrumen proteksi dari lembaga agar keceriaan dan masa keemasan tumbuh kembang anak dalam menimba ilmu tidak terganggu oleh krisis ekonomi yang dihadapi orang tuanya.
Krisis finansial tersebut mulai mendera setelah ayah sang santri kehilangan mata pencaharian sebagai kuli bangunan sejak awal tahun akibat pemutusan kontrak kerja. Dampaknya, sang ibu, Tutut Indriani, terpaksa mengambil alih peran sebagai tulang punggung tunggal dengan bekerja sebagai buruh masak berpenghasilan minim dan tidak menentu demi menghidupi keluarga.
Kondisi tersebut kian kritis memasuki fase tahun ajaran baru, di mana Ibu Tutut dihadapkan pada lonjakan kebutuhan pos pendidikan untuk tiga anaknya sekaligus. Selain biaya TK untuk anak bungsunya, ia harus membiayai anak pertamanya yang bersiap menembus jenjang perguruan tinggi serta anak keduanya yang mulai memasuki bangku SMA.
Manager Program dan Pendayagunaan LAZIS Nurul Falah, Mohammad Ainun Najib, menegaskan bahwa TAAM Ananda merupakan mitra strategis lembaga yang memiliki kesamaan misi dalam mencetak generasi Qur’ani yang berkualitas. Pihaknya menilai intervensi berupa pelunasan biaya sekolah ini sangat mendesak agar stabilitas belajar santri tetap terjaga di tengah masa-masa sulit keluarga.
“Kami tidak ingin kendala biaya menghambat masa depan dan keceriaan santri dalam menuntut ilmu di masa keemasan mereka. Melalui beasiswa ini, kami berharap beban Ibu Tutut dapat terangkat sehingga ananda Nafi’ bisa terus belajar dengan fokus dan penuh semangat,” jelas Ustaz Najib saat memberikan keterangan resmi mengenai program proteksi pendidikan tersebut.
Penyaluran dana jaminan SPP ini disambut dengan keharuan mendalam serta untaian doa terbaik dari Ibu Tutut Indriani untuk keberlangsungan program kemanusiaan ini. Bantuan finansial tersebut dinilai hadir di waktu yang tepat sebagai solusi nyata atas kekhawatiran panjang mengenai kelangsungan sekolah anak-anaknya.
LAZIS Nurul Falah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program beasiswa dan advokasi biaya pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai wilayah urban. Sinergi yang kuat antara lembaga dan para donatur diharapkan mampu menjadi jaring pengaman sosial yang kokoh demi melahirkan generasi rabbani yang berpendidikan mumpuni di masa depan.
Pewarta: Akbar Trio Mashuri
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































