Mahasiswa KKN-BBK 8 Universitas Airlangga menggelar kegiatan puncak bertajuk Harmoni Sukorejo, memadukan malam kesenian dan bazar UMKM, di Taman Budaya Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya memperkuat identitas Sukorejo sebagai desa wisata budaya pertama di Kabupaten Tuban.
Rangkaian acara dimulai sejak siang hari dengan bazar UMKM yang berlangsung hingga malam, diselingi senam bersama warga pada sore hari. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa dengan pemerintah desa, pelaku UMKM, pemuda dan kelompok kesenian desa, serta masyarakat setempat, yang turut hadir dari berbagai kalangan, mulai dari RT, RW, kepala dusun, hingga tokoh masyarakat.
Malam harinya, digelar pentas seni yang menampilkan tari Sanggar, pertunjukan Pencak Dor, hingga penampilan bakat anak-anak Desa Sukorejo.

Ketua Pelaksana Harmoni Sukorejo, Ilham Ridwansyah Akbar Siregar, bersama Wakil Ketua, Seri Muliani Lubis, menjelaskan tujuan digelarnya acara ini. “Lewat Harmoni Sukorejo, kami ingin melariskan produk UMKM warga dengan mempertemukannya langsung dengan penonton yang datang menyaksikan pentas seni. Di sisi lain, kami juga ingin kekayaan seni Sukorejo ini semakin dikenal, bukan cuma oleh warga sini, tapi juga masyarakat luas di luar desa,” ujar keduanya.

Kegiatan ini turut mencatatkan capaian yang menggembirakan. Sebanyak 20 pelaku UMKM berpartisipasi dalam bazar, memenuhi target yang direncanakan, sementara jumlah pengunjung mencapai 173 orang, jauh melampaui target awal 100 orang atau setara peningkatan 73 persen. Tingginya antusiasme ini mencerminkan besarnya dukungan warga terhadap perpaduan kegiatan ekonomi dan pelestarian budaya lokal.

Bazar UMKM berperan sebagai media promosi sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku usaha desa, sementara malam kesenian menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Program Harmoni Sukorejo turut mendukung SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui ruang pemasaran langsung bagi UMKM, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pelestarian kesenian dan identitas budaya desa.
Melalui kegiatan ini, hubungan antara masyarakat, pemerintah desa, dan mahasiswa semakin erat terjalin. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya nyata mengangkat dan mengembangkan potensi Desa Sukorejo di masa mendatang.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































