Siaran Berita — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin (UNHAS) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Validasi Data Survei SIDIK dan Pemetaan Kerentanan Iklim di Aula Kantor Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Senin (3/8).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja individu pemetaan tingkat kerentanan wilayah terhadap perubahan iklim berbasis pendekatan SIDIK (Sistem Informasi Data Indeks Kerentanan). Sebelumnya, telah dilakukan survei lapangan selama lima hari kepada warga dari tiga dusun, Tino, Pati, dan Mattoangin, yang menghasilkan data indeks kerentanan, peta titik permasalahan sampah, serta profil lingkungan desa.
FGD dihadiri oleh 20 orang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan perangkat desa Bonto Jai. Kegiatan ini bertujuan memvalidasi temuan survei sekaligus merumuskan rekomendasi program prioritas penanganan perubahan iklim di tingkat desa. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara validasi data oleh perangkat desa.
Penanggung jawab program, Nadia Indriani Sumardi, berharap data lingkungan yang disusun ini dapat memperkuat aksi adaptasi warga Desa Bonto Jai ke depannya.
“Hasil survei ini, bersama peta kerentanan dan profil lingkungan desa yang kami susun, diharapkan dapat menjadi basis data pendukung dalam menentukan aksi adaptasi yang perlu dilakukan dan diperkuat kedepannya agar Desa Bonto Jai dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan capaiannya dalam Program Kampung Iklim,” ujar Nadia.
Kepala Desa Bonto Jai, Amiluddin, S.E., M.M., turut menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.
“Metode yang digunakan ini sangat baik karena mampu memotret kondisi lingkungan secara objektif berdasarkan data riil dari masyarakat, bukan sekadar persepsi dari atas. Inilah yang seharusnya menjadi dasar dalam membangun dan memperkuat ketahanan lingkungan desa ke depan,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN-T Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang dilaksanakan di Kabupaten Bantaeng. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan poin 11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan, serta mendukung penguatan Program Kampung Iklim (ProKlim) di tingkat desa.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































