SAMATURU, KOLAKA — Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler Bangun Desa (KKN REBA) Universitas Halu Oleo (UHO) Batch 2 sukses menyelesaikan program kerja utama mereka berupa pembangunan gapura “Selamat Datang” di Desa Wowa Tamboli, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka. Pembangunan infrastruktur fisik ini menjadi penanda identitas wilayah sekaligus kenang-kenangan yang dikerjakan secara gotong royong.
Pembangunan gapura yang berlokasi di batas masuk desa ini dipilih sebagai program kerja utama karena belum adanya penanda wilayah yang memperjelas batas Desa Wowa Tamboli. Pengerjaan proyek fisik ini berjalan lancar berkat sinergi yang kuat antara mahasiswa KKN REBA UHO dan warga setempat, diantaranya Pak Haris, Pak Hamsir, dan Pak Yadhy yang terlibat aktif langsung di lapangan.
Sejak tahap awal, warga turun tangan bahu-membahu bersama mahasiswa KKN REBA UHO Batch 2, mulai dari proses penggalian fondasi, pendirian struktur utama, hingga tahap finishing dan pengecatan. Kerja sama ini mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga erat di tengah masyarakat Desa Wowa Tamboli.
Dalam proses pengerjaannya, kolaborasi antara mahasiswa dan warga tidak hanya sebatas urusan teknis pembangunan fisik semata, melainkan menjadi wadah kebersamaan yang mempererat keakraban sehari-hari. Mulai dari penyediaan material, pengaturan struktur bangunan agar kokoh dan estetis, hingga detail-detail pengecatan akhir dikerjakan secara bersama-sama di bawah teriknya matahari. Semangat gotong royong ini menunjukkan betapa antusiasnya masyarakat dalam menyambut inisiatif positif yang dibawa oleh para mahasiswa ke desanya.

Koorcam/Kordes KKN REBA UHO Desa Wowa Tamboli, Fadlin, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dan arahan dari masyarakat setempat selama proses pembangunan berlangsung.
“Pembangunan gapura ini tidak akan berjalan secepat dan sekokoh ini tanpa bantuan serta arahan dari warga Desa Wowa Tamboli. Kolaborasi ini menjadi pengalaman berharga bagi kami mahasiswa KKN REBA UHO, dan kami berharap gapura ini bisa menjadi kenang-kenangan yang bermanfaat serta mempertegas batas wilayah desa,” ujar Fadlin.
Sementara itu, perwakilan warga Desa Wowa Tamboli yang diwakili oleh Haris, Hamsir, dan Yadhy turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian mahasiswa KKN REBA UHO terhadap penataan infrastruktur desa mereka.
“Kami dari warga desa sangat senang bisa bahu-membahu dan bergotong royong bersama adik-adik mahasiswa KKN REBA UHO. Kehadiran gapura ‘Selamat Datang’ ini membuat batas desa kami jadi lebih jelas, tertata rapi, dan menjadi kenangan manis keberadaan KKN di sini,” ungkap mereka.
Dengan berdirinya gapura “Selamat Datang” tersebut, kelompok mahasiswa KKN REBA UHO Batch 2 berharap infrastruktur penyambut ini dapat berdiri kokoh dalam jangka panjang sekaligus mempererat tali silaturahmi antara civitas akademika Universitas Halu Oleo dengan masyarakat Kecamatan Samaturu, khususnya Desa Wowa Tamboli.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































