Bandung, 14 Juli 2026 — Berawal dari temuan sederhana bahwa pencatatan pengeluaran masih jarang dilakukan oleh santri tunanetra, KKN Konversi Nawasena UIN Sunan Gunung Djati Bandung menghadirkan inovasi digital berupa Vocallet. Inovasi tersebut diperkenalkan dalam Workshop Literasi Keuangan dan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) yang digelar di Pesantren Putri Tahfidz Tunanetra Sam’an Cinta Qur’an, Selasa (14/7/2026).
Sebanyak 18 santri putri mengikuti kegiatan yang memadukan edukasi pengelolaan keuangan, literasi ZIS, serta praktik penggunaan aplikasi pengelolaan keuangan yang dirancang secara khusus dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna tunanetra.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN Konversi Nawasena dengan tema “Digitalisasi Keuangan Inklusif melalui Vocallet sebagai Pendorong Kesejahteraan Tunanetra, UMKM, dan Masyarakat Binaan.”
Berawal dari Temuan di Lapangan
Pengembangan Vocallet bermula dari survei awal yang dilakukan mahasiswa KKN Konversi Nawasena di lingkungan pesantren. Dalam interaksi bersama para santri, tim menemukan bahwa pengeluaran sehari-hari seperti jajan maupun berbelanja masih jarang dicatat.
Ketika ditelusuri lebih lanjut, penggunaan aplikasi pengelolaan keuangan juga masih menjadi tantangan karena belum banyak aplikasi yang dirasakan mudah dan ramah bagi pengguna tunanetra.
Temuan tersebut kemudian menjadi dasar bagi Tim KKN Konversi Nawasena untuk mengembangkan Vocallet, aplikasi pengelolaan keuangan dan zakat yang mengedepankan aspek aksesibilitas.
Salah satu fitur utama Vocallet adalah voice control. Melalui fitur ini, pengguna tidak hanya dapat memasukkan data pemasukan dan pengeluaran menggunakan suara, tetapi juga memberikan perintah untuk membantu mengarahkan penggunaan aplikasi.
Dengan demikian, proses pencatatan yang sebelumnya berpotensi sulit dilakukan secara manual dapat menjadi lebih praktis dan mudah diakses.
Dari Literasi hingga Praktik Aplikasi
Workshop diawali dengan materi literasi keuangan dan budgeting yang disampaikan oleh Ketua KKN Konversi Nawasena, Kak Raudhatul Jannah. Peserta diajak memahami dasar pengelolaan keuangan, termasuk mengatur pemasukan, pengeluaran, kebutuhan, keinginan, serta penyusunan anggaran sederhana.
Materi kemudian dilanjutkan dengan literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang disampaikan oleh Kak Dina Nurfuadah. Materi ini mengajak para santri memahami pentingnya pengelolaan keuangan sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk berbagi dan menunaikan kewajiban sesuai ketentuan.
Setelah memperoleh pemahaman dasar, peserta diajak mengenal Vocallet secara langsung. Tim IT KKN Konversi Nawasena memimpin sesi demonstrasi dan praktik penggunaan aplikasi, mulai dari mengenali fitur hingga melakukan input transaksi menggunakan voice control.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Tidak hanya pemaparan materi, para santri juga mengikuti sesi tanya jawab, kuis, games, serta pemberian hadiah. Salah satu kuis yang diberikan mengajak peserta menghitung persentase budgeting, sehingga materi pengelolaan keuangan dapat dipraktikkan secara langsung dalam suasana yang menyenangkan.
“Sekarang Alhamdulillah Sedikit Lebih Tahu”
Salah seorang santri yang mengikuti kegiatan mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru mengenai pengelolaan keuangan.
“Seneng banget buat kegiatan seperti ini, pasti memerlukan waktu yang tidak sedikit jadi sangat senang. Belajar manajemen zakat, belajar manajemen risiko juga, belajar manajemen keuangan juga, pokoknya itu sesuatu yang baru untuk kita. Untuk saya sendiri ini sangat membantu, biasanya kalau punya uang langsung habis begitu saja tapi sekarang alhamdulillah-nya sedikit lebih tahu. Tadi juga kuisnya menghitung persentase budgeting” – peserta workshop
Respons tersebut menunjukkan bahwa literasi keuangan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan finansial yang lebih terencana. Melalui pengenalan teknologi yang aksesibel, peserta juga diperkenalkan pada alternatif untuk mencatat transaksi tanpa harus sepenuhnya bergantung pada input manual.
Pimpinan Pesantren Apresiasi Program Vocallet
Program tersebut mendapat apresiasi dari Ridwan Effendi, S.S., M.Ag. selaku pimpinan Pesantren Putri Tahfidz Tunanetra Sam’an Cinta Qur’an. Ia menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan sekaligus mengapresiasi hadirnya aplikasi pengelolaan keuangan yang ramah bagi penyandang tunanetra.
“Sebagai pimpinan pondok pesantren tunanetra khusus putri pertama di Indonesia, mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KKN yang menyelenggarakan di Pesantren Sam’an Cinta Qur’an dengan program aplikasi akuntansi ramah disabilitas tunanetra. Ini suatu program yang bagus dan luar biasa atas berkat support LAZISMU Jawa Barat,” ujar pimpinan pesantren Sam’an Cinta Qur’an
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Bapak Anas Khoirudin, S.Ap., selaku pembimbing dari LAZISMU Jawa Barat dan menjadi bagian dari kolaborasi dalam pelaksanaan program KKN Nawasena.
Mewujudkan Digitalisasi Keuangan yang Inklusif
Bagi KKN Konversi Nawasena UIN Sunan Gunung Djati Bandung, pengembangan Vocallet tidak sekadar menghadirkan sebuah aplikasi. Inovasi tersebut berangkat dari kebutuhan yang ditemukan secara langsung di lapangan dan kemudian diterjemahkan menjadi solusi berbasis teknologi.
Melalui integrasi literasi keuangan, literasi ZIS, dan teknologi voice control, Vocallet diharapkan dapat membantu santri tunanetra membangun kebiasaan mencatat dan mengelola keuangan secara lebih mudah dan mandiri. Program ini menjadi salah satu langkah KKN Konversi Nawasena dalam mewujudkan digitalisasi keuangan yang tidak hanya modern, tetapi juga inklusif dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Dari persoalan sederhana tentang pengeluaran yang jarang tercatat, KKN Konversi Nawasena berupaya menghadirkan sebuah inovasi yang membawa pesan lebih besar: bahwa setiap orang berhak memiliki akses terhadap pengelolaan keuangan yang mudah, mandiri, dan sesuai dengan kebutuhannya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































