GRESIK — Tim Program Bestari Saintek Universitas Hang Tuah yang diketuai oleh apt. Ersanda Nurma Praditapuspa, S.Farm., M.Farm. terus mendorong hilirisasi sains dan teknologi agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui penyerahan teknologi sonikator dan dehydrator kepada Gapoktan Hendrosari Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, serta aplikasi SIGITA-GUS kepada Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik.
Teknologi untuk Mendorong Nilai Tambah Potensi Lokal
Penyerahan sonikator dan dehydrator kepada Gapoktan Hendrosari Kecamatan Menganti menjadi bagian dari penguatan kapasitas masyarakat dalam mengolah dan mengembangkan produk berbasis potensi lokal. Pemanfaatan kedua teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung proses pengolahan bahan secara lebih efektif dan terukur, membantu menjaga kualitas bahan baku, sekaligus membuka peluang pengembangan produk yang memiliki nilai tambah. Lebih dari sekadar penyerahan alat, kegiatan ini menjadi bagian dari proses transfer teknologi dari perguruan tinggi kepada masyarakat. Dengan teknologi yang tepat guna, Gapoktan diharapkan semakin mampu mengembangkan potensi lokal secara mandiri, konsisten, dan berkelanjutan.
SIGITA-GUS Perkuat Pemanfaatan Teknologi Digital
Selain mendukung pengembangan potensi lokal melalui teknologi pengolahan, Tim Bestari Saintek UHT juga menyerahkan aplikasi SIGITA-GUS kepada Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik. Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai inovasi digital untuk mendukung penguatan pengelolaan data dan informasi dalam pelaksanaan program di Kabupaten Gresik. Kehadiran SIGITA-GUS diharapkan dapat mendukung pencegahan stunting melalui edukasi, skrining awal, serta komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) bagi keluarga berisiko stunting, sehingga masyarakat dapat mengenali faktor risiko lebih dini dan memperoleh informasi yang tepat untuk melakukan tindak lanjut.

Serah terima aplikasi ini sekaligus memperkuat sinergi antara inovasi yang dikembangkan perguruan tinggi dengan kebutuhan pemerintah daerah. Dengan demikian, hasil pengembangan teknologi tidak berhenti pada tahap perancangan, tetapi dapat dimanfaatkan secara langsung dalam mendukung pelayanan dan pembangunan daerah.
Dari Inovasi Menuju Pemanfaatan Nyata
Penyerahan teknologi mencerminkan komitmen Universitas Hang Tuah untuk mendorong hasil sains dan teknologi hingga tahap diseminasi, pemanfaatan, dan penerapan di masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan kelompok masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Melalui Program Bestari Saintek, sinergi antara sains, teknologi, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga inovasi yang dihasilkan tidak hanya relevan dengan kebutuhan daerah, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Gresik. Tim Bestari Saintek Universitas Hang Tuah menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi (Dit. Minat Saintek), Kemdiktisaintek, selaku penginisiasi Program Bestari Saintek, serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas dukungan pendanaan yang diberikan dalam pelaksanaan program ini.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan, foto, gambar, ilustrasi, apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer




































































