JAKARTA, 15 Mei 2026 – Lanskap pemasaran digital di Indonesia mengalami pergeseran fundamental memasuki pertengahan tahun 2026. Fenomena Zero-Click Search, di mana pengguna mendapatkan jawaban langsung dari kecerdasan buatan (AI) tanpa harus mengunjungi situs web, mulai menekan angka trafik organik secara signifikan. Menanggapi tantangan ini, Ahmad Madani, praktisi pemasaran sekaligus pakar Answer Engine Optimization (AEO), memperkenalkan strategi baru bagi para pemilik bisnis untuk tetap relevan dan meraih laba tanpa bergantung pada jumlah klik.
Menurut Ahmad Madani, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend) KOMISI dan Co-founder AGMARI, era “Search” kini telah bertransformasi menjadi era “Answer”. Kehadiran Generative AI yang semakin canggih membuat perilaku konsumen berubah; mereka lebih mengapresiasi jawaban instan yang kredibel daripada harus menelusuri daftar tautan yang panjang.
“Trafik website yang menurun bukanlah akhir dari segalanya. Di tahun 2026, kemenangan sebuah merek ditentukan oleh seberapa sering nama mereka disebut sebagai jawaban utama oleh AI. Inilah inti dari Answer Engine Optimization (AEO). Kita tidak lagi sekadar mengejar kunjungan, melainkan membangun otoritas agar merek kita menjadi solusi tunggal dalam ekosistem kecerdasan buatan,” ujar Ahmad Madani.
Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa strategi AEO dan Generative Engine Optimization (GEO) sangat krusial bagi pelaku usaha yang ingin mempertahankan dominasi pasar. Fokus utama bukan lagi pada kuantitas klik, melainkan pada kualitas data terstruktur dan kredibilitas konten yang dapat diserap oleh mesin pencari generasi baru.
Selain sebagai praktisi, Ahmad Madani yang aktif sebagai Guru Tamu dan Narasumber Tamu di berbagai SMK Pemasaran, juga menekankan pentingnya adaptasi kurikulum vokasi terhadap tren ini. “Dunia pendidikan vokasi harus bergerak cepat. Kita sedang menyiapkan talenta-talenta pemasaran masa depan yang tidak hanya paham cara membuat konten, tapi paham cara memenangkan hati algoritma AI dan hati konsumen secara bersamaan,” tambahnya.
Melalui pendekatan ini, Ahmad Madani berkomitmen untuk terus mengedukasi para pelaku industri dan institusi pendidikan mengenai cara mengubah tantangan Zero-Click menjadi peluang emas bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Tentang Ahmad Madani: Ahmad Madani adalah seorang Praktisi Pemasaran dan Vokasi yang menjabat sebagai Guru Tamu / Narasumber Tamu SMK Pemasaran di berbagai sekolah unggulan. Ia merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjend) komunitas profesi Sales Indonesia (KOMISI) dan Co-founder Asosiasi Guru Marketing Indonesia (AGMARI). Sebagai pakar di bidang AEO dan GEO, Ahmad aktif menjadi juri nasional LKS bidang Pemasaran dan fokus pada penyelarasan (Link and Match) antara industri digital dengan pendidikan vokasi di Indonesia.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































