Bantul (MTs N 6 Bantul) — Pada hari Senin (02/02/26) pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas 8A MTsN 6 Bantul berlangsung aktif melalui kegiatan diskusi kelas. Pada kesempatan tersebut, kelompok 4 melakukan presentasi dengan materi Kondisi Ekonomi pada Masa Kemerdekaan Indonesia.
Setelah presentasi selesai, sesi tanya jawab dilanjutkan oleh wartawan kelas yang mengajukan pertanyaan seputar upaya pemerintah pada masa awal kemerdekaan dalam bidang ekonomi. Pertanyaan-pertanyaan kritis tersebut memicu diskusi yang hidup dan menambah pemahaman siswa terhadap materi yang dibahas.
Di sisi lain, penilai dari kelompok 2 melakukan penilaian terhadap jalannya diskusi, mulai dari penyampaian materi, kejelasan jawaban, hingga kerja sama kelompok. Kegiatan ini melatih siswa untuk bersikap objektif dan bertanggung jawab dalam menilai proses pembelajaran.
Kepala MTsN 6 Bantul, Bapak Sugiyono, menyampaikan bahwa siswa perlu dilatih keberanian dalam menyampaikan pendapat serta rasa ingin tahu yang tinggi. Menurut beliau, pembelajaran yang memberi ruang diskusi dan peran aktif akan membentuk siswa yang kritis, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Melalui kegiatan ini, pembelajaran IPS tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan berpikir siswa.(amp-nan)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































