Sleman – Perkemahan Bakti atau MAHABAKTI kembali mengajak peserta kelas 10 MAN 1 Yogyakarta untuk berkompetisi melalui kegiatan Giat Prestasi yang terlaksana pada Kamis-Jumat, 18-19 Juni 2026 di Bumi Perkemahan Candi Banyunibo. Giat Prestasi menghadirkan berbagai macam perlombaan, seperti ilmu dasar kepramukaan, karya rasa nusantara, juga kreativitas dan nilai luhur budaya.
Setelah sampai di Bumi Perkemahan Candi Banyunibo, para peserta langsung menunjukkan aksinya melalui perlombaan Reka Reki Jagad atau Tali Temali pada Kamis (18/6/2026). Diikuti oleh 3 orang perwakilan setiap sangga perlombaan ini mengajak peserta untuk berpikir kreatif dan mengasah keterampilan kepramukaan.
Disambung dengan perlombaan Tunas Intelekta atau Cerdas Cermat Pramuka yang menguji pengetahuan kepramukaan, pengetahuan daerah, pengetahuan kebudayaan Jawa, serta pengetahuan umum dan beberapa pengetahuan mengenai Ambalan Alibasyah-Ambalan Ratnaningsih.
Sebagai penutup beberapa kegiatan yang dilaksanakan pada hari pertama, perlombaan Gelar Cakrawala menjadi puncak meriahnya kegiatan MAHABAKTI XXXVIII. Mengusung tema ‘’Legenda Bermakna, Generasi Beretika” setiap kelas menampilkan drama terbaik versi mereka masing-masing yang berhiaskan kebudayaan atau legenda dalam cerita rakyat.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa Giat Prestasi merupakan bagian penting dari proses pendidikan karakter yang dikemas melalui kegiatan kepramukaan. Menurutnya, setiap perlombaan bukan semata-mata untuk mencari pemenang, tetapi menjadi sarana bagi para peserta untuk mengembangkan potensi diri.
“Melalui Giat Prestasi, kami ingin memberikan ruang kepada para peserta untuk berani tampil, berpikir kreatif, bekerja sama, dan berkompetisi secara sehat. Setiap tantangan yang mereka hadapi selama MAHABAKTI adalah proses belajar yang akan membentuk karakter tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab. Saya juga mengapresiasi semangat seluruh peserta yang mampu menampilkan karya terbaiknya dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan,” tutur Kamad.
“Penampilan setiap sangga bagus, keren, sesuai dengan tema budaya yang ditonjolkan. Kekompakan dan kreatifitas mereka sangat terlihat dalam drama yang ditampilkan. Terlebih lagi dengan background Candi jadi serasa melihat pertunjukan seni, lebih hidup dan menarik,” ujar salah satu guru pendamping yang ikut serta meramaikan malam pertunjukan Gelar Cakrawala.
Melalui kegiatan Giat Bakti yang terlaksana pada hari pertama MAHABAKTI XXXVIII, diharapkan para peserta bisa meningkatkan jiwa kompetitifnya dan menambah ilmu pengetahuan baru. (fra)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































