Bantul – (MTsN 6 Bantul) – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-48 MTsN 6 Bantul, perwakilan guru menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan dengan mengikuti kegiatan kerja bakti di lingkungan Pondok Al Wahby Putri Bantul.
Salah satu kegiatan yang tampak menonjol adalah aksi para guru membersihkan kaca-kaca jendela pondok. Dengan penuh semangat dan kekompakan, para guru bahu-membahu mengelap jendela agar tampak bersih dan terang. Suasana kerja bakti berlangsung hangat, akrab, dan penuh rasa kekeluargaan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan pondok, tetapi juga menjadi wujud nyata nilai gotong royong, keteladanan, dan kepedulian sosial yang terus ditanamkan oleh MTsN 6 Bantul. Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, guru-guru memberikan contoh bahwa peringatan harlah tidak hanya dirayakan secara seremonial, melainkan juga melalui kegiatan yang bermanfaat bagi sesama.
Kerja bakti di Pondok Al Wahby ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Harlah ke-48 MTsN 6 Bantul yang sarat makna, sekaligus mempererat hubungan antara madrasah dan lingkungan sekitar. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat terus tumbuh dan menginspirasi seluruh warga madrasah. (mus)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































