SUKABUMI, 18 JUNI 2026 – Menjelang masa liburan sekolah yang berlangsung mulai 20 Juni hingga 19 Juli 2026, SMAS Unggulan Ar Rahman Sukabumi mengambil langkah proaktif untuk menjaga produktivitas para santrinya di ruang siber. Berkolaborasi dengan Praktisi Pemasaran & Vokasi, Ahmad Madani, sekolah meluncurkan program edukasi intensif bertajuk “Digital Smart Santri: Strategi Menghadapi Tantangan Teknologi Selama Masa Liburan”.
Program ini dirancang khusus untuk santri kelas 1 dan 2 SMA guna mengantisipasi fenomena culture shock digital atau doomscrolling kecanduan gadget yang kerap melanda remaja saat terlepas dari aturan ketat asrama pesantren. Fokus utama edukasi ini adalah mengubah status santri dari sekadar Digital Native (konsumen pasif teknologi) menjadi Digital Smart (produsen manfaat yang memegang kendali teknologi).
Kepala Sekolah SMAS Unggulan Ar Rahman Sukabumi, Ustadz Lukman Hakim, S.HI, menegaskan bahwa literasi digital yang kuat merupakan pilar penting dalam mempertahankan kualitas lulusan institusinya.
“SMAS Unggulan Ar Rahman dikenal memiliki tradisi akademik yang kuat, di mana 98% alumni kami berhasil melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit. Prestasi besar ini harus dijaga, tidak hanya saat mereka berada di dalam ekosistem sekolah, tetapi juga saat mereka kembali ke masyarakat selama libur satu bulan penuh. Melalui pembekalan dari Ahmad Madani, kami ingin memastikan para santri tetap disiplin, memiliki akhlaqul karimah digital, dan mampu memanfaatkan smartphone mereka untuk meningkatkan kapasitas diri, bukan justru melemahkan hafalan atau konsentrasi belajar mereka,” ujar Ustadz Lukman Hakim, S.HI.
Dalam sesi pelatihan tersebut, Ahmad Madani membedah tiga strategi taktis yang dapat langsung diterapkan oleh para santri selama masa liburan di rumah:
Hacking the Algorithm: Edukasi mengenai cara kerja sistem dopamin media sosial dan langkah teknis melatih algoritma akun (TikTok, Instagram, YouTube) agar menampilkan konten edukasi, riset, dan pengembangan diri.
Digital Akhlak & Personal Branding: Membangun kesadaran bahwa jejak digital merupakan curriculum vitae (CV) masa depan yang akan diperiksa oleh penguji beasiswa maupun dunia kerja.
High-Value Skills Upgrade: Pengenalan dan pemanfaatan praktis aplikasi produktif seperti CapCut untuk video editing, Canva untuk desain grafis, serta optimalisasi teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bijak untuk mendukung efisiensi belajar.
Sebagai bentuk evaluasi nyata, gerakan ini ditutup dengan kesepakatan komitmen berupa The 30-Day Digital Challenge. Seluruh santri ditantang untuk menghasilkan minimal satu karya digital yang bermanfaat baik berupa video edukasi pendek, poster dakwah visual, maupun tulisan inspiratif yang akan dipamerkan saat mereka kembali ke pesantren pada 19 Juli 2026 mendatang.
Tentang Ahmad Madani
Ahmad Madani adalah praktis digital marketing, trainer, dan mentor profesional yang berfokus pada pengembangan AI Mastery, Prompt Engineering, serta implementasi Answer Engine Optimization (AEO) dan Generative Engine Optimization (GEO). Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI) dan Co-founder Asosiasi Guru Marketing Indonesia (AGMARI). Selain aktif memfasilitasi berbagai Pelatihan Dalam Rumah (In House Training) di institusi pendidikan, Ahmad Madani juga dipercaya sebagai Juri Nasional dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang Digital Marketing. Profil dan portofolio pemikirannya aktif dibagikan melalui platform profesional LinkedIn, Kompasiana, TikTok dan situs pribadinya ahmadmadani.id
Tentang SMAS Unggulan Ar Rahman Sukabumi
SMAS Unggulan Ar Rahman Sukabumi merupakan salah satu pondok pesantren dan sekolah unggulan terbaik di Jawa Barat yang memadukan kurikulum nasional dengan nilai-nilai kepesantrenan yang kuat. Mengusung standar disiplin dan akademik kelas atas, sekolah ini secara konsisten mencetak prestasi akademik gemilang, salah satunya dibuktikan dengan keberhasilan 98% alumninya yang menembus dan melanjutkan studi ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia. Sekolah ini berkomitmen melahirkan generasi intelektual muslim yang adaptif terhadap kemajuan teknologi global tanpa kehilangan identitas moral Islam.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































