Di era serba digital saat ini, kemampuan sebuah usaha untuk beradaptasi dengan teknologi menjadi penentu daya saing.
Bukan hanya perusahaan besar, UMKM pun dituntut untuk bergerak cepat agar tidak tertinggal. Terlebih bagi usaha konveksi yang menangani pesanan skala besar, kecepatan dalam pencatatan, ketepatan perhitungan, dan kemudahan akses informasi menjadi kunci agar produksi tetap lancar dan kepercayaan klien tetap terjaga.
Lantas, bagaimana jika sebuah konveksi yang sudah berjalan dengan alur produksi lengkap dari hulu ke hilir masih mengandalkan sistem manual di seluruh lini administrasinya?
Cerita dari Ghiyas Collection dapat memberikan gambaran nyata mengenai tantangan tersebut sekaligus membuka ruang diskusi tentang pentingnya transformasi digital di level usaha kecil dan menengah.
Perkembangan sistem informasi di umkm bernama Ghiyas Collection yang berlokasi di Kota Depok, Kecamatan Bojongsari, Kelurahan Serua, dimana umkm ini bergerak di bidang konveksi yang menerima barang mentah langsung dari pabrik tekstil yaitu PT. Konia Putra Lestari yang berlokasi di Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.
Ghiyas Collection mengolah semua bahan kain mentah dari pabrik hingga menjadi pakaian yang siap pakai, mulai dari konsep, pola, cutting, hingga tahap penjahitan.
Bagaimana perkembangan sistem informasi di umkm ini?
“Perkembangan sistem informasi di Ghiyas Collection belum saya terapkan, karena sistem konveksi saya masih full manual dan belum ada teknologi terbaru yang saya pakai,” ujar bapak Sahroni Bani Hasim selaku owner Ghiyas Collection.
Konveksi miliknya masih menggunakan sistem tradisional, mulai dari pembukuan, penghitungan stok barang, QC (quality control), perhitungan HPP (Harga Pokok Penjualan), sampai penjualan dikerjakan oleh bapak Sahroni.
Memang menurutnya membutuhkan waktu lebih lama karena urusan keuangan, stok, QC dan penjualan serta urusan dengan distributor dikerjakan olehnya, para pekerja konveksi hanya bertugas membuat pola, cutting dan menjahit.
Ghiyas Collection berfokus pada pemesanan skala besar dari perusahaan lain atau distributor sesuai request/permintaan.
Dengan pesanan skala besar yang diminta kepada Ghiyas Collection kami mencoba memberikan saran kepada bapak Sahroni tentang perkembangan sistem informasi yang dapat membantu usahanya supaya lebih efektif, efisien dan modern.
Dari segi pembukuan, rekap order, dan hitung HPP, bisa lebih mudah, cepat, dan terstruktur dengan menggunakan Excel, namun memang perlu penyesuaian dan pengenalan tentang Excel dan cara mengoperasikannya.
Lalu kami juga menyarankan untuk membuat website yang berisi semua tentang Ghiyas Collection, mulai dari profil, tahun berdiri, hasil, alamat, nomor untuk menghubungi, dan lain lain, guna memudahkan distributor untuk mengenal Ghiyas Collection, dan juga sebagai sarana pemasaran.
Kemudian Ghiyas Collection harus membuat akun media sosial supaya lebih dikenal banyak orang sehingga bisa menjangkau distributor-distributor dari luar daerah atau lebih luas.
“Ya, betul, saya pikir juga saya harus lebih mengenal teknologi saat ini yang bisa membantu usaha saya supaya bisa lebih cepat dalam produksi dan lebih maju,” ujar bapak Sahroni .
Menurut kami penerapan sistem informasi dan pemanfaatan teknologi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi Ghiyas Collection untuk tetap bersaing di era modern.
Dengan pengelolaan data yang lebih terstruktur melalui Excel, pengembangan website, serta pemanfaatan media sosial, diharapkan usaha ini dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Langkah-langkah ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan usaha ke depan, sehingga Ghiyas Collection mampu berkembang secara berkelanjutan dan mengikuti dinamika perkembangan zaman.
Ditulis oleh: Dita Asmara Putri, Frienda Busthomi, Helmi Naufal, Nurija Rumatela, Nurpitriani.
Dosen pembimbing: Mada Faisal Akbar S.E., M.M.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































