Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program Pendataan dan Pengelolaan Perpustakaan Desa. Kegiatan ini berlangsung di desa Arungkeke Pallantikang dengan melibatkan pengelola perpustakaan dan perangkat desa, Selasa (15/06).
Program ini bertujuan untuk membantu desa dalam menciptakan sistem perpustakaan yang lebih teratur, efisien, dan mudah diakses oleh masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN melakukan pendataan koleksi buku, pencatatan administrasi peminjaman dan pengembalian, serta memberikan pendampingan teknis terkait pengelolaan perpustakaan.

Selain itu, tim KKN juga memperkenalkan aplikasi INLISLite, sebuah sistem otomasi perpustakaan yang dapat digunakan untuk katalogisasi buku, manajemen anggota, hingga layanan sirkulasi. Dengan penerapan aplikasi ini, pengelolaan perpustakaan diharapkan menjadi lebih modern dan berkelanjutan.
Penanggung jawab kegiatan, Salmia Anwar menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi juga pada penguatan fungsi perpustakaan sebagai pusat literasi desa. “Kami berharap melalui pendataan dan pengelolaan yang lebih rapi, perpustakaan desa bisa menjadi tempat yang aktif mendukung budaya membaca di masyarakat,” ujarnya.
Program ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem literasi desa. Harapannya, pengelolaan perpustakaan yang lebih baik dapat mendorong peningkatan minat baca, sekaligus menjadikan perpustakaan desa sebagai pusat pembelajaran bersama bagi seluruh lapisan masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































