Setiap kali harga BBM naik, yang pertama kali berubah bukanlah pola konsumsi masyarakat, melainkan rasa khawatir mereka. Kekhawatiran itu muncul jauh sebelum tangki kendaraan kosong atau sebelum harga barang di pasar benar-benar naik. Banyak orang memahami bahwa kenaikan harga energi sering kali membawa efek berantai yang sulit dihindari.
Kenaikan harga Pertamax pada Juni 2026 kembali menghadirkan kegelisahan tersebut. PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Angka itu mungkin hanya terlihat sebagai perubahan harga di papan SPBU. Namun bagi masyarakat, kenaikan tersebut sering dimaknai sebagai pertanda bahwa biaya hidup berpotensi ikut bergerak naik.
Mungkin tidak semua orang menggunakan Pertamax. Namun hampir semua orang membeli makanan, menggunakan jasa pengiriman, bepergian, atau bergantung pada distribusi barang yang memerlukan transportasi. Karena itulah kenaikan harga BBM sering kali menjadi perhatian bersama, bukan hanya urusan pengguna kendaraan tertentu.
Pada akhirnya, kenaikan Pertamax bukan sekadar persoalan harga bahan bakar. Yang membuat masyarakat cemas bukan hanya tambahan biaya saat mengisi tangki kendaraan, melainkan kemungkinan bertambahnya berbagai pengeluaran lain yang harus ditanggung dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam situasi ketika kebutuhan pokok, pendidikan, kesehatan, dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya terus mengalami penyesuaian harga, kenaikan BBM menjadi pengingat bahwa kondisi ekonomi masyarakat masih sangat sensitif terhadap perubahan biaya energi. Karena itu, setiap kenaikan harga BBM selalu memunculkan pertanyaan yang sama: apakah masyarakat masih memiliki ruang yang cukup untuk beradaptasi dengan biaya hidup yang terus meningkat?
Pertanyaan tersebut mungkin tidak langsung memiliki jawaban. Namun yang pasti, dampak kenaikan harga energi tidak pernah berhenti di SPBU. Dampaknya bergerak mengikuti aktivitas ekonomi masyarakat dan pada akhirnya turut menentukan bagaimana mereka menjalani kehidupan sehari-hari.
Ditulis Oleh: Putri Adelia – Program Studi Akuntansi – Universitas Pamulang
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































